Bawaslu Sekadau Imbau Tim Paslon Tidak Kampanye Black Campaign

Editor : Suhendra Yusri
Anggota Bawaslu Sekadau, Al Aminuddin

Sekadau (Suara Kalbar) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu ) Sekadau mengimbau tim paslon Bupati dan Wakil Bupati Sekadau Pilkada 2020 tidak melakukan kampanye hitam atau black campaign.

Anggota Bawaslu Sekadau, Al Aminudin mengatakan jika ditemukan oknum yang terbukti melakukan kampanye hitam atau black campaign selama tahapan Pilkada dapat dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Sejauh ini pihaknya sedang melakukan proses klarifikasi akun media sosial yang diduga oknum PNS melakukan kampanye di media sosial bahkan pihaknya sudah meneruskan satu dugaan pelanggaran terkait netralitas ASN. 

"Untuk yang sekarang kita sedang melakukan proses klarifikasi terhadap laporan, berdasarkan bukti-bukti yang ada nanti apakah ada pelanggaran terhadap UU Pilkada atau UU lain seperti UU ASN," ujar Al Aminuddin kepada suarakalbar.co.id, Senin (5/10/2020).

Sesuai aturan, tim paslon dilarang melakukan kampanye yang merugikan pihak lain seperti menghasut, menghina, isu sara serta kampanye black campaign.

Keterlibatan ASN, TNI Polri dan Kepala Desa juga menjadi perhatian Bawaslu Sekadau agar tidak melakukan keberpihakan.

Selain itu ditengah pandemi Covid-19, peserta  maupun penyelenggara dan pengawas Pilkada dalam melakukan kegiatan diminta tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Penerapan protokol kesehatan juga menjadi pengawasan kita, berlaku untuk semua. Pada prinsipnya protokol kesehatan itu adalah menggunakan masker, cuci tangan dan tidak berkerumun," katanya.

Al Aminudin menjelaskan jika ditemukan ada pelanggaran maka Bawaslu bisa memberikan sanksi berupa peringatan tertulis dan sanksi administratif lainnya.

Penulis : Tambong Sudiyono


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini