Update Covid-19 di Kalbar, 6 Orang Dinyatakan Positif, Ada Satu Keluarga

Editor : Eno
Ilustrasi Covid-19 | Suara.com
Pontianak (Suara Kalbar) - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji kembali mengumumkan tambahan kasus konfirmasi Covid-19 yang ada di wilayah Kalimantan Barat.

Sutarmidji menuturkan, ada 4 tambahan kasus baru konfirmasi Covid-19.

"Hari ini kasusnya ada 6 orang. 4 orang dari Kapuas Hulu, 1 Pontianak, dan 1 Sintang," ujarnya kepada awak media saat ditemui di Kantor Gubernur, Rabu (2/9/2020).

Bang Midji, sapaannya, menuturkan 4 diantara 6 orang yang dinyatakan positif Covid-19 hari ini merupakan klaster kawinan di Badau Kapuas Hulu.

"Nah Kapuas Hulu yang 4 itu klaster kawinan .Jadi ada yang datang dari Jember kemudian positif," tuturnya.

Dia menjelaskan, kandungan virus didalam tubuh warga lokal Kalimantan Barat berkisar antara 10 Ribu sampai 15 Ribu. Sedangkan di pulau Jawa, kandungan virus bisa melebihi itu.

"Kalau transmisi lokal rata-rata kandungan virus dibadan mereka antara 10.000,00 sampai 150.000,00 tapi kalau terjangkit di Jawa seperti Jakarta,Jawa Tengah,Jawa Timur itu rata-rata bisa sampai 15 Juta copies virus," bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Harisson menjelaskan 4 orang di Kapuas Hulu tersebut menghadiri acara resepsi pernikahan yang ternyata dihadiri 2 orang warga Jember yang diketahui positif Covid-19.  Salah satu dari ke empat orang tersebut adalah pegawai disebuah perusahaan di Badau.

Pihak perusahaan yang mengetahui langsung menyuruh pegawainya untuk melakukan Swab PCR di Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang.

"4 orang ini sebenarnya salah satu pegawai di salah satu perusahaan di Badau. Nah ini karena mereka semua menghadiri acara resepsi pernikahan di Badau ini pihak perusahaan minta mereka di PCR . Mereka melakukan Mobile PCR di Dinas Kesehatan Sintang. Nah kemudian ada satu keluarga yang positif ke empat empat nya. Jadi suami ,istri dan dua anaknya ini positif karena memang mereka tertular dari resepsi pernikahan  di Badau yang disitu kasus konfirmasi dari Jember," jelasnya.

Ini dinilainya bisa bertambah karena masih dilakukannya tracing terhadap kasus konfirmasi Covid-19 di Badau ini.

"Dan ini tidak menutup kemungkinan akan bertambah karena kita terus melakukan tracing dan Dinas Kesehatan Kapuas Hulu nanti akan mengirimkan sampel Swab nya," lanjutnya.

Harisson menambahkan ada beberapa pasien yang dirawat di rumah dan petugas kesehatan yang datang kerumah untuk memantau dan mengecek kesehatan pasien.

"Jadi mereka ada yang demam mereka dirawat jalan jadi petugas kita yang datang kerumahnya. Kemudian untuk yang lain itu ada yang asimtomatik ,nah asimtomatik ini diisolasi dirumah mereka masing-masing," ungkapnya.



Jadi berdasarkan data sampai hari ini, diwilayah Kalimantan Barat terdapat 659 kasus konfirmasi Covid-19, dimana 578 kasus dinyatakan sembuh atau sekitar 87,7% dan 5 orang meninggal dunia.


Penulis : Yapi Ramadhan
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini