Uji Publik, Bawaslu Sintang Sikapi Serius Tahapan DPS Menjadi DPT

Editor : Suhendra Yusri
Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sintang, Ahmad Syabirin menyikapi secara serius uji publik Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sintang 2020. 

Sintang (Suara Kalbar)- Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sintang, Ahmad Syabirin mengatakan pihaknya menanggapi secara serius uji publik Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sintang 2020 dengan melakukan beberapa upaya pengawasan setiap tahapan dengan dilakukannya pemuktahiran DPS sampai menjadi DPT.

"Kami mengapresiasi kegiatan uji publik DPS dari KPU sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas daftar pemilih, karena indikator dari suksesnya pemilihan tidak hanya diukur dari tingginya partisipasi masyarakat dalam memberikan suaranya tetapi juga dinilai dari kualitas daftar pemilih," ujar Ahmad Syabirin kepada suarakalbar.co.id, Minggu (27/9/2020).

Daftar pemilih yang tidak akurat, kata Ahmad Syabirin, akan bisa menyumbang potensi kerawanan dalam pemilihan dan dapat menjadi sumber sengketa pemilihan. 

“Untuk meningkatkan kualitas daftar pemilih tersebut, elemen masyarakat harus aktif berpartisipasi untuk memastikan dirinya terdaftar, karena bisa saja seseorang yang dalam pemilu kemarin terdaftar tetapi dalam Pemilihan 2020 ini tidak terdaftar," katanya.

Sehingga potensi kerawanan ini, jelas Sobirin, harus disikapi secara serius diantaranya tahapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada 2020.

“Apa yang menjadi penyebab turunnya DPS menjadi perhatian bersama. Jangan sampai nanti ada warga yang kehilangan hak pilih," jelasnya.

Ditempat yang sama,  Komisioner KPU Kabupaten Sintang, Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Edi Susanto mengungkapkan penyelengaraan uji publik bertujuan agar setiap masyarakat dan intansi terkait bisa mengecek DPS yang sudah di sebar ke desa dan kelurahan .

"Saat ini PPS beserta PPK sedang membuat posko layanan masyarakat guna mempermudah mendata warga jika ada yang belum terdaftar," kata Edy.

Edy mengatakan tanggapan masyarakat terkait DPS di buaka mulai tanggal 19 sampai 28 adalah masa tanggapan masyarakat. 

"Selanjutnya PPS, PPK akan merekapitulasi dan selanjutkan akan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT)," jelasnya.

Penulis  : Hendriyono


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini