Sosialisasi Penanganan Limbah Infeksius Covid-19 Dilakukan di Aceh Tamiang

Editor : Dina Prihatini Wardoyo
Sosialisasi penanganan dan pengolahan Limbah B3 Infeksius Covid-19 di Aceh Tamiang Provinsi Aceh lewat konferensi video/Zoom Metting.
Aceh Tamiang (Suara Kalbar) - Peradaban  yang sehat dapat diukur dari cara negara dan masyarakatnya mengelola sampah.

Semakin tinggi peradaban suatu negara, semakin baik proses pengelolaan dan perlakuan terhadap sampah.

“Saya harapkan semua masyarakat akan terus mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, mengunakan masker, mencuci tangan dan lakukan social Distancing," ungkap anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat asal Provinsi Aceh, Muslim dalam sosialisasi penanganan dan pengolahan Limbah B3 Infeksius Covid-19 di Aceh Tamiang Provinsi Aceh, Senin (7/9/2020) lewat konferensi video/Zoom Metting.

Ia mengatakan, pemerintah daerah dan masyarakat belum serius dan belum sepenuhnya sadar dalam menangani dan mengelola limbah B3. Bahkan, sampai saat ini belum ada kebijakan yang terukur dan cerdas terkait penanganan limbah rumah tangga.

"Padahal sampah berdampak pada kualitas kehidupan manusia dan makhluk hidup secara umum, serta berdampak pada lingkungan hidup," jelasnya.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk membangun kesadaran, menggagas dan memperkuat kerja sama untuk penanganan limbah B3 yang dihasilkan rumah sakit dan yang bersumber dari rumah tangga.

Sosialisasi ini bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

Acara ini juga melibatkan Dinas LHK Aceh Tamiang, Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang dan diikuti dari elemen masyarakat lainnya.


Penulis : Muhammad Irwan
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini