Siap-siap Nyabu Berdua di Peniraman, Datang Polisi Menggerebek

Editor : Dina Prihatini Wardoyo
Tersangka PD dan JM beserta barang bukti saat diamankan Unit Reskrim Polsek Sungai Pinyuh, Kamis (17/9/2020) malam.
Mempawah (Suara Kalbar) - Unit Reskrim Polsek Sungai Pinyuh, Polres Mempawah, berhasil mengungkap tindak pidana Narkotika jenis sabu-sabu, Kamis (17/9/2020) pukul 20.30 WIB.

Dalam penangkapan itu, dua pria diamankan polisi. Mereka adalah PD (26), warga Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh dan JM (31), warga Pontianak Timur.

Kapolsek Sungai Pinyuh Kompol B. Sembiring melalui Panit II Reskrim Polsek Sungai Pinyuh, Ipda Dewa Made Surita, ketika dikonfirmasi suarakalbar.co.id, membenarkan pengungkapan tindak pidana Narkotika di Desa Peniraman tersebut.

Menurut Dewa, sapaan akrabnya, penangkapan terhadap PD dan JM berawal dari laporan masyarakat yang masuk ke Unit Reskrim Polsek Sungai Pinyuh. Diinfokan bahwa ada seorang pria yang bernama PD beralamat di Jalan Panca Usaha, Desa Peniraman, diketahui kerap memiliki sabu-sabu.

“Nah, berawal dari laporan itu, kami pun melakukan penyelidikan. Tadi malam, Kamis (17/9/2020) sekitar pukul 20.00 WIB, setelah memastikan PD sedang menerima seorang tamu di rumahnya, kami pun bergerak,” kata Dewa.

Sebelum menggerebek rumah PD, Unit Reskrim Polsek Sungai Pinyuh terlebih dahulu memberitahukan hal ini kepada Ketua RT setempat, sekaligus menjadi saksi dalam upaya penggeledahan.

Dan ternyata benar, saat Unit Reskrim melakukan pengepungan, tersangka PD sedang duduk dengan tamunya bernama JM, warga Pontianak Timur. Begitu upaya penggeledahan dilakukan, ditemukan plastik transparan di samping tempat duduk PD.

Ia pun tak berkutik. Setelah isinya dibuka dengan saksi Ketua RT, PD membenarkan bahwa bubuk kristal warna putih bening itu adalah sabu-sabu. PD juga mengakui barang haram itu merupakan milik mereka berdua, PD dan JM.

Selain menggeledah rumah, polisi juga memeriksa jok motor keduanya untuk mencari bukti lain. Namun tidak menemukan apa-apa.

“Kami berhasil mengamankan bubuk kristal yang diduga narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,25 gram bruto. Kedua tersangka lantas kami giring ke Mapolsek Sungai Pinyuh untuk penyidikan lebih lanjut,” tegas Dewa.

Atas dugaan kepemilikan sabu-sabu ini, PD dan JM telah melanggar UU Nomor 35 tahun 2009 tentang tindak pidana narkotika.

Penulis : Dian Sastra
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini