Sejumlah Pengurus Partai Demokrat Sekadau Mengundurkan Diri

Editor : Redaksi
Pengurus DPC Partai Demokrat Sekadau memegang surat pengunduran diri
Sekadau (Suara Kalbar) - Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Cabang  Partai Demokrat Sekadau menyatakan mengundurkan diri sejak 3 September 2020. Mereka adalah  Yohanes Adji, Yohanes Anes, Miki Hermanto, Kornelius, LH Anwar Al dan Plorensius Sugianto Silviansus Siron, Sabinus Sidin, Lidwina Anceng, Gregorius Regen, Kristianus Wawan, Amini Eka Rumiati, Fransiskus Krisbi, Yeson, Sumarni, Nana Germana Ida, Thomas Bunsu dan Stefanus.

Mereka mengajukan pengunduran diri sebagai pengurus partai Demokrat Kabupaten Sekadau. Nama-nama mereka tercantum dalam Surat Keputusan Dewan Pimpinan pusat Partai Demokrat No. 267/SK/DPP. PD/DPC/VI/2018 tentang Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Sekadau Provinsi Kalbar Periode 2018-2023.

Dari sejumlah kader partai Demokrat yang mundur itu dengan alasan berbeda-beda.  Yohanes Adji, misalnya, ia mengaku menjabat Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat tidak pernah diundang rapat partai.

"Saya tidak pernah tahu posisi jabatan di partai.  Selama ini tidak pernah diundang atau rapat. Pada Pemilu 2019 saya bergabung di PKB maju Caleg Provinsi. Setelah itu tidak ada dari Partai Demokrat menggugat. Jadi saya tidak tahu. Selesai pemilu akhir 2019, saya masuk ke PDIP sampai sekarang. Jadi, ini saya sampaikan agar masyarakat mengetahui, "ungkap Yohanes Adji dalam keterangan persnya,Sabtu (5/9/2020).

Yohanes Anes dalam jabatan di SK Partai Demokrat sebagai Ketua Divisi Program Pengabdian Masyarakat dan Pro Rakyat.

"Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua DPC Partai Demokrat Sekadau yang telah memasukan sama saya sebagai pengurus. Pengunduran diri ini dikarenakan saya tidak pernah diberi tahu atas dikonformasi bahwa saya menjadi anggota pengurus DPC Partai demokray sebagai tercantum dalam SK tersebut.  Jika ada hal yang kurang  saya sampaikan mohon maaf, "beber Yohanes Anes.

Miki Hermanto, Wakil Ketua II Komisi Pemenangan Pemilu di Demokrat ini mengaku bergabung di Demokrat sejak 2018 Dan hampir dua tahun.

"Jika ada kegiatan partai saya tidak diberi tahu.  Dengan adanya SK saya tidak pernah terima.  Terima kasih kepada Demokrat yang memasukan nama saya di pengurus. Bahkan pada
Pemilu telah dimasukan pada pada hari ini saya mengundurkan diri dari Partai Demokrat,"ungkapnya.

Kornelius, Anggota Badan Pembinaan Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi  Demokrat juga  menyikapi SK kepengurusan itu.

"Saya tidak pernah diminta keterangan gabung di partai termasuk partai lain.  Karena saya memang tidak aktif di parpol. Secara pribadi saya tidak berniat bergabung di partai politik karen saya aktif di penyelenggara pemilu. Jadi saya menyatakan pengunduran diri,  walau saya tidak tau ada nama di SK kepengurusan, "ungkapnya.

LH Anwar Al, Sekretaris Majelis Partai Demokrat secara panjang lebar bercerita sejak Partai Demokrat dibentuk di Sekadau dirinya sudah ada. Bahkan waktu Pilkada lalu ia tim pemenangan pasangan Rupinus-Aloysius yang diusung Partai Demokrat.

"Jadi saya lepaskan Partai Demokrat saat ini saya mendukung pak Rupinus - Aloysius pagi maju di Pilkada. Maka saya mengajukan penguduran diri dari pengurus Demokrat,"katanya.

Plorensius Sugianto yang di SK sebagai Koordinator Bagian Perlengkapan Partai Demokrat, juga mundur.

"Saya sebenarnya tidak tau ada SK dan saya tidak tau posisi jabatan. Jadi hari ini saya pribadi mengundurkan diri karena saya tidak tau ada nama di SK Partai,"ujarnya singkat.

Sementara itu, Suarakalbar.co.id konfirmasi dengan Sekretaris DPC Partai Demokrat Sekadau, Jeffray Raja Tugam melalui WhatsApp hingga Sabtu malam,  belum ada tanggapan. "Masih sibuk bang. Besok Ya," balas Jeffray.


Penulis: Tim Liputan
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini