Rumah Terkunci, Jenazah Pria ditemukan Meninggal di Desa Engkersik, Sekadau

Editor : Suhendra Yusri
Petugas kepolisian dikediaman tempat ditemukannya jenazah Mu'min (47) yang diduga mengalami sakit di Dusun Batu Lebur, Desa Engkersik, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Jumat (11/9/2020) sekitar pukul 06.00 WIB.
Sekadau (Suara Kalbar) - Pria bernama Mu'min (47) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Dusun Batu Lebur, Desa Engkersik, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Jumat (11/9/2020) sekitar pukul 06.00 WIB.

Jasad Mu'min pertama kali ditemukan oleh tetangganya dan diduga korban meninggal dunia karena penyakit yang dialaminya.

Kapolres Sekadau, AKBP Marupa Sagala melalui Kapolsek Sekadau Hilir, IPTU Agus Junaidi mengatakan meninggalnya korban diketahui oleh tetangganya.

Mayat korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB. Korban diketahui tinggal seorang diri di rumahnya lantaran anak dan istrinya berdomisili di Tasikmalaya, Jawa Barat. 

IPTU Agus menceritakan bahwa salah seorang tetangga korban hendak mengajak pergi gotong royong. Setibanya di rumah korban, pintu masih dalam keadaan terkunci. Tetangganya itupun mencoba mengetuk pintu rumah korban.

"Pintu sudah diketuk tapi tidak dibuka-buka. Ia (tetangga korban) kemudian mengintip dari jendela dan dilihat korban dalam posisi telungkup," kata Agus.

Melihat hal itu, tetangga korban langsung memberitahu warga sekitar. Korban didapati dalam kondisi tidak bernyawa dan tercium aroma tidak sedap.

"Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) diduga korban meninggal sudah lebih dari 24 jam. Hasil pemeriksaan luar oleh dokter Puskesmas, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," ungkap Agus.

Korban diketahui memiliki riwayat darah tinggi dan pernah mengalami stroke ringan."Hal itu didukung dengan adanya surat berobat dan obat-obat yang dikonsumsi korban selama ini. Pihak keluarga (kakak dan adik korban) menolak dilakukan autopsi. Jasad korban sudah diserahkan ke pihak keluarga," pungkas Agus.


Penulis : Tambong Sudiyono /Rilis

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini