Ribuan Pakaian Bekas Senilai Rp 2,2 M di Musnahkan di Entikong

Editor : Redaksi
Ribuan ball pakaian bekas dimusnahkan dengan cara dibakar oleh bea dan cukai Entikong | Suarakalbar: Agus Alfian.
Entikong (Suara Kalbar) - Kantor Bea dan Cukai Entikong memusnahkan sebanyak 1.237 bal pakaian bekas ilegal dan rokok illegal dengan cara dibakar, Selasa (1/9/2020).

"Hari ini kami juga memusnahkan 965.930 batang rokok illegal dan pakaian bekas serta kain bekas hasil penidakan selama tahun 2019 lalu," kata Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat, Azhar Rasyidi.

Ia menjelaskan, pakaian bekas dan kain  yang dimusnahkan dengan cara dibakar itu adalah merupakan barang rampasan dan sitaan yang telah ditetapkan menjadi barang negara yang diamankan tahun 2019 lalu.Pemusnahan barang-barang ilegal tersebut, karena tidak memiliki dokumen resmi, barang illegal dan pemilik barang juga tidak diketahui, sehingga ditetapkan menjadi barang sitaan negara.

Menurut dia, barang-barang itu masuk melalui pintu-pintu perbatasan Indonesia, baik dari darat maupun laut sehingga merugikan negara.

"Pada saat ditemukan, rata-rata barang ilegal itu ditemukan dalam keadaan ditinggal oleh pemiliknya, sehingga ditetapkan sebagai barang sitaan negara, sehingga tidak bisa dimanfaatkan atau dihibahkan dan harus dimusnahkan," ujarnya.

Azhar Rasyidi menjelaskan semua daerah perbatasan yang ada di Kalbar ini memiliki potensi kerawanan penyeludupan yang sama. Karena itu pengawasan tentu harus ditingkatkan dan sinergis dengan TNI maupun POLRI, didalam mencegah masuknya barang-barang berbahaya ke wilayah Kalbar.

Pakaian bekas dan kain bekas serta rokok illegal yang dimusnahkan itu dengan total nilai mencapai Rp, 2.225.955.500,00.

“Dimasa pademi covid19 ini kita jangan sampai lengah, justru situasi seperti sekarang pengawasan tetap dilakukan optimal dengan mengelar pengawasan gabungan dijalur tidak resmi guna mencegah pemasukan produk secara illegal,” pungkasnya.


Penulis : Agus Alfian
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini