Razia Kawasan Ambalat, 65 Orang Tak Gunakan Masker di Swab Ditempat

Editor : Dina Prihatini Wardoyo

Razia yang dilakukan Dinkes Provinsi
Pontianak (Suara Kalbar) - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat terus melakukan giat razia terhadap kepatuhan protokol kesehatan di kawasan Ambalat.

Kepala Dinas Kalimantan Barat, Harisson menuturkan, razia masker dilakukan terhadap beberapa pengunjung hiburan malam .Salah satunya yakni di Win One.

“Semalam kita lakukan razia di Win One kemudian disebrangnya caffe yang diatasnya billiard dan bawahnya caffe,” ujarnya kepada suarakalbar.co.id , Minggu (13/9/2020) .

Dia menjelaskan, di tempat hiburan Win One tidak ditemukan pengunjung yang tidak menggunakan masker. Semua protokol kesehatan dijalan dengan baik.

“Kalau di Win One kita tidak menemukan. Memang mereka ketat waktu kita datang mereka ketat mulai dari cuci tangan kemudian di ukur suhu dan didalam kita lihat mereka memakai masker. Saya tidak tahu apakah waktu kita datang baru dikasi masker tetapi pengunjungnya pakai masker dan juga pengunjungnya diruangan sudah dikurangi,” ungkapnya.

Beralih ke satu buah caffe diseberangnya, Dinkes berhasil menemukan 3 orang pengunjung yang tidak menggunakan masker
dan langsung di Swab ditempat.

“Kemudian di Caffe satunya dijalan budi karya ada 3 orang yang tidak pakai masker kita Swab,” bebernya.

Dan selanjutnya, Dinkes Provinsi melakukan penyetopan kepada pengendara motor yang melintas tapi tidak menggunakan masker. Sehingga total masyarakat yang terjaring berjumlah 65 orang.

“Selanjutnya kita menyetop pengendara motor yang lewat dijalan Budi Karya yang tidak pakai masker. Sehingga semalam jumlah yang terjaring ada 65 orang,” jelasnya.

Kepada sejumlah orang yang dirazia langsung di Swab oleh Dinkes Provinsi dan hasilnya langsung diperiksa ke Laboratorium Universitas Tanjungpura.

“65 orang ini langsung kita Swab dan kemudian kita berikan pengarahan dan kita bekali mereka masker . Nanti kita periksa ke Lab Untan,” tutupnya.

Penulis : Yapi Ramadhan
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini