Positif Covid-19, Seorang Kabid di Aceh Tamiang Meninggal Sebelumnya 10 Hari Dirawat

Editor : Suhendra Yusri
Pasien Covid-19, SP (56), seorang Kepala Bidang di Disnakertrans Aceh Tamiang meninggal dunia yang sebelumnya sempat menjalani perawatan selama 10 hari akibat Covid-19 di RSUD Aceh Tamiang pada Selasa (29/9/2020).

Aceh Tamiang (Suara Kalbar)-  Pasien Covid-19, SP (56), seorang Kepala Bidang di Disnakertrans Aceh Tamiang meninggal dunia yang sebelumnya sempat menjalani perawatan selama 10 hari akibat Covid-19 di RSUD Aceh Tamiang pada Selasa (29/9/2020).

"Almarhum yang berinisial SP 56 tahun, pekerjaan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai Kepala Bidang di Disnakertrans Aceh Tamiang warga Dusun Satelit Graha Kampung Kebun Tanah Terban Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang, memang benar dinyatakan terkonfirmasi Covid," ujar Agusliyana Jubir Gugus Tugas Kabupaten Aceh Tamiang.

Dia menjelaskan, almarhum berinisial SP pasien laki-laki berusia 56 tahun itu sempat dirawat di RSUD Aceh Tamiang selama sepuluh hari. 

"Pasien merupakan warga Dusun Satelit Graha Kampung Kebun Tanah Terban Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang," katanya. 

Agusliyana adapun riwayat pemeriksaan positif swab test pada tanggal 20 September 2020. 

Pasien masuk ke Ruang Pinere RSUD Aceh Tamiang pada tanggal 19 September 2020 sekitar pukul 06.00 WIB dengan diagnosa awal adalah susfect Covid-19.

“Kemudian pada tanggal 19 September 2020 terhadap pasien telah dilakukan rapid dan swab pertama pada tanggal 20 September 2020 dan terima hasil swab pertama pasien yang keluar pada tanggal 24 September dengan hasil positif,” katanya.

Selanjutnya pada 21 september 2020, terhadap pasien dilakukan swab ke dua dan sampai saat ini hasilnya belum keluar.

“Pada tanggal 28 September 2020 sekitar pukul 24.00 WIB, pasien dinyatakan meninggal dunia,” kata Devi.

Devi mengatakan untuk hasil swab tes kedua belum diketahui dikarenakan masih berada di Litbangkes Aceh Besar dan akan disampaikan. “Nanti kalau sudah keluar hasilnya dari Litbangkes kita beritahukan lagi ya,” katanya.

Menurut Devi, almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kampung Tanah Terban Kecamatan Karang Baru dengan protokoler pemakaman jenazah Covid-19. 

"Dalam hal pemakaman jenazah Covid-19 menggunakan protokoler tidak ada penolakan dari masyarakat maupun pihak keluarga,"katanya. 

Pemakaman jenazah kasus terkonfirmasi positif kode pasien 104, yang dimakamkan dengan menggunakan protokoler pemakaman Covid-19 sekitar pukul 11.40 WIB hingga 12.15 WIB dengan pengawalan dan pengamanan oleh TNI-POLRI bertempat di Kampung Tanah Terban Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang.

Penulis  :  Muhammad Irwan


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini