Pjs Bupati Ingatkan Netralitas ASN Dalam Pilkada Sintang

Editor : Redaksi II
Pjs Bupati Sintang, Florentinus Anum.
Sintang(Suara Kalbar) - Aparatur Sipil Negara, TNI dan Polri harus menjaga Netralitas dan tidak terlibat politik praktis dalam ajang pesta demokrasi pemilukada sintang 2020.

 Hal tersebut dikatakan oleh Pjs Bupati Sintang, Florentinus Anum,  usai menghadiri rapat Paripurna digedung DPRD Sintang.

“Jelas ya, Pjs itu memiliki tugas, salah satunya adalah harus menjaga netralitas ASN, TNI Polri dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah ini, Kita tegas dalam hal ini” kata Anum.

Menurutnya, Aturan dan regulasi tentang netralitas ASN, TNI Polri sudah jelas tertuang dalam peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, jika terjadi pelanggaran, maka akan di kenakan sangsi yang berlaku “jika ada yang melanggar netralitas ini, maka kita akan tidak dengan aturan yang berlaku” Ungkap Anum

Lebih jauh, Anum juga menjelaskan bahwa, sesuai dengan arahan gubernur Kalimantan Barat bahwa dirinya sebagai Pjs senantiasa harus menjadi contoh menjaga netralitas dan amanah dalam menangani urusan kemasyaratan di Kabupaten Sintang.

 "Tugas lain terus menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan yang sedang berjalan, mengefektipkan sesuai dengan yang diharapkan," jelas Anum.

Sebelum dikukuhkan menjadi Pjs Bupati Sintang, Florentinus Anum adalah ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, sebagai Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat.

Anum dilantik menjadi Pjs Bupati Sintang Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor  131.61-2885 tahun 2020 tentang Penunjukan Penjabat Sementara (PJs) Bupati Sintang, mengantikan Bupati Sintang dikarenakan Bupati dan Wakil Bupati Sintang menjalankan cuti untuk melaksanakan kampanye pada Pilkada Serentak tahun 2020.

Penulis: Hendriyono
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini