Pelajar Mengaku Senang Bisa Kembali Sekolah

Editor : Eno
Pelajar SMAN 1 Pontianak.
Pontianak (Suara Kalbar) - SMA Negeri Pontianak Pontianak sudah melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka secara langsung disekolah bagi kelas XII . Adapun dalam pembelajaran kali ini dibagi 3 sesi pembelajaran yang tiap sesi hanya dilakukan 2 jam pembelajaran dan 1 sesi hanya memiliki 75 orang siswa yang dibagi dalam 4 kelas. Tiap-tiap kelas diisi maksimal 18 orang.

Salah satu murid SMAN 1 Pontianak, Aditya Dzaky mengatakan pembelajaran tatap muka disekolah sangat baik dikarenakan pembelajaran yang dilakukan daring tidak efektif.

"Bagus sih. Soalnya kalau dirumah pembelajaran jarak jauh tidak masuk di otak dan juga ngga ada kerjaan dirumah jadi enaknya sekolah," katanya,Rabu (2/9/2020).

Aditya menuturkan belajar mengajar yang dilakukan disekolah berjalan lancar. Hanya saja dinilainya ada beberapa sedikit masalah yakni adanya keterbatasan-keterbatasan.

"Lancar sih. Cuman suara guru agak mendam karena pakai masker jadi kurang kedengaran. Lumayan pengap juga pakai face shield dan masker dua jam. Yang normal kan duduk berdua,ramai dan lebih berinteraksi dengan teman-teman. Kalau sekarang duduk sendiri berpisah pisah dan kelas juga sepi," jelasnya.

Dia mengatakan untuk perasaan ketakutannya saat harus Belajar tatap muka disekolah pasti ada. Akan tetapi lebih baik melakukan pembelajaran tatap muka disekolah dan juga izin orang tua sudah ia kantongi.

"Takut sih pasti ade dari pada dirumah ya pembelajaran ndak masuk ya lebih baik sekolah, lebih enak tatap muka. Kalau daring kurang dipahami ,suara guru juga kadang patah-patah karena jaringan. Orang tua Alhamdulillah setuju," tutupnya.


Penulis : Yapi Ramadhan
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini