Muhammad Pagi Cek Jalur Pembuangan Air ke Laut

Editor : Suhendra Yusri
Pengecekan parit atau saluran pembuangan air laut oleh Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi bersama dua kepala dinas serta pihak terkait lainnya, Selasa (15/9/2020).
Mempawah (Suara Kalbar)-Salah satu penyebab banjir adalah terjadinya penyempitan dan pendangkalan pada saluran pembuangan air ke laut.

Karenanya, Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, bersama dua kepala dinas, yakni PUPR dan PKPP turun mengecek sejumlah saluran di Desa Pasir, Penibung dan Sengkubang, Selasa (15/9/2020). Ketiga desa ini merupakan wilayah Kecamatan Mempawah Hilir.

Terlihat hadir mendampingi, Camat Mempawah Hilir, Kuntum Indah, Staf BPBD, Dinas Sosial, Kades Desa Pasir Abdul Hamid, dan Kades Penibung, Nyai Siti Sarah. 

Kepada suarakalbar.co.id, Muhammad Pagi, mengatakan, pengecekan sejumlah saluran pembuangan air ke laut ini merupakan tindaklanjut atas keluhan masyarakat yang terdampak banjir, khususnya di Desa Pasir.

“Dari peninjauan ini akan menjadi dasar pengambilan langkah-langkah Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam penanganan banjir,” ujarnya.

Misalnya, melaksanakan pelebaran dan normalisasi parit-parit yang ada di tiga desa, yakni Pasir, Penibung dan Sengkubang.

“Jadi begitu ada kiriman air dari perhuluan ke kawasan Desa Pasir, kita berharap dengan cepat mengalir keluar melewati saluran pembuangan ke laut. Dengan demikian, bisa mengurangi potensi banjir yang parah,” ungkap Muhammad Pagi.

Tak hanya pelebaran dan normalisasi parit-parit, ia menegaskan, Pemkab Mempawah akan berupaya melakukan pembenahan semua sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan banjir.

“Untuk jangka pendek, ini semua akan kita lakukan secepatnya sesuai dengan kondisi keuangan Pemkab Mempawah,” tutupnya.

Penulis : Dian Sastra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini