Launching Penegakan Hukum Protkes, 32 Warga Mempawah Disanksi Kerja Sosial

Editor : Redaksi

Salahseorang warga Mempawah yang kedapatan tak mematuhi Protokol Kesehatan menjalani sanksi kerja sosial 15 menit membersihkan sampah di Taman Terminal Mempawah.

Mempawah
(Suara Kalbar)-Lauching Operasi Yustisi Pendisiplinan dan Penegakan Hukum Peraturan Bupati Mempawah Nomor 50 tahun 2020 berlangsung di Taman Terminal Mempawah, Selasa (29/9/2020) pagi.

Dalam operasi awal itu, sebanyak 32 warga yang kedapatan tak mematuhi protokol kesehatan, termasuk tak mengenakan masker, diberikan sanksi kerja sosial selama 15 menit, yakni membersihkan sampah di taman.

Seraya mengenakan rompi yang bertuliskan “Pelanggar Protokol Kesehatan”, ke-32 warga kemudian diberikan perlengkapan untuk membersihkan taman yang terdiri atas sapu dan pengki (penghimpun sampah).

Setelah itu, identitas mereka didata dan diberikan peringatan agar mematuhi protokol kesehatan demi keselamatan bersama dalam upaya mencegah dan mengendalikan Covid-19 di Kabupaten Mempawah.

Dimulainya Operasi Yustisi ini ditandai dengan Apel Siaga Penegakan Disiplin Perbup 50/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, Camat se Kabupaten Mempawah, tokoh masyarakat, dan peserta Apel yang terdiri dari unsur TNI, Polri, petugas kesehatan dan ASN di Kabupaten Mempawah.

Bupati Mempawah, Erlina, dalam sambutannya, mengatakan, apel siaga ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut setelah diterbitkannya Peraturan Bupati Mempawah Nomor 50 Tahun 2020 tersebut.

Perbup ini juga lahir sebagai bentuk pembiasaan dan adaptasi bagi masyarakat Kabupaten Mempawah dalam menjalani pola hidup New Normal agar terhindar dari pandemi Covid-19.

“Tujuan utama Perbup 50/2020 ini adalah untuk melindungi saudara-saudara kita, masyarakat Kabupaten Mempawah, dari Covid-19 yang mewabah di negeri kita saat ini,” kata Erlina.

Penulis : Dian Sastra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini