Kritis, Eks Wakil Menlu Dino Patti Djalal Masuk ICU Sebab Covid-19

Publisher
Ketua Board of Trustees Indonesian Diaspora Network Global Dino Patti Djalal. (foto: Suara.com)
Jakarta (Suara Kalbar) - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI Dino Patti Djalal kondisinya kritis karena terinveksi Covid-19. Kabar ini disampaikan oleh Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) besutan Dino dalam siaran persnya.

"Kami dari keluarga besar FPCI ingin menyampaikan kabar bahwa ketua kami, Dr. Dino Patti Djalal, dinyatakan positif COVID-19. Selama enam hari terakhir, Dr. Dino menghadapi masalah dengan sistem pernapasannya."

Karena kondisi yang semakin parah, Dino Patti Djalal dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Selasa, 15 September 2020.

"Hari ini beliau telah dipindahkan ke ICU untuk perawatan khusus. Dr. Dino meminta doa dari semua kawan. Dr. Dino juga mengirimkan salam dan semua cintanya kepada kawan-kawan," demikian bunyi rilis dari FPCI.

Sebelumnya, dokter sekaligus influencer, Tirta Mandira Hudhi atau yang akrab disapa dokter Tirta juga mengabarkan kondisi Dino Patti Djalal tengah kritis karena Covid-19.

Ia mengetahui kondisi terkini dari Dino Patti Djalal di hari yang sama dengan kabar meninggalnya Sekda DKI Jakarta Saefullah. "Pak Dino Patti Djalal kritis di HCU karena covid," tulis dia lewat Twitter-nya.

Dokter Tirta mengaku mendapat kabar kondisi Penggagas Kongres Diaspora Indonesia dan Penggagas Indonesia Diaspora Network itu dari asisten pribadi Dino Patti Djalal sendiri.

"Iya asisten pribadi beliau adalah sahabat saya, dapat kabar barusan," katanya menegaskan.

Hingga berita ini dipublikasikan, Suara.com masih mencoba mengonfirmasi kebenaran kabar Dino Patti Djalal ini dengan pihak terkait.

Selain mengabarkan kondisi Dino Patti Djalal, dokter Tirta juga mengunggah ungkapan duka kepada keluarga Sekda DKI Jakarta Saefullah yang meninggal pada Rabu (16/9/2020).

"Dapat kabar Pak Saefullah Sekda DKI meninggal dunia karena covid. Tadi pas rapat virtual bareng Pemprov, beliau digantikan. Habis rapat selesai, dapat kabar beliau wafat :(" tulis dokter Tirta.

Lebih lanjut, dokter Tirta menyebut bahwa kasus virus corona yang menimpa sejumlah pejabat itu menunjukkan bahwa klaster dari perkantoran masih belum menemukan titik solusi.

"Sedih adalah melihat kawan dan senior lu satu persatu kritis bro. Klaster kantor memang jadi momok. Bukan pasar, bukan di jalanan. Tapi di kantor," Tirta memungkasi.

Sumber: Suara.com
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini