Klaster Sekolah Tinggi di Mempawah Terdiri Atas Dosen dan Mahasiswa

Editor : Redaksi
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Mempawah, Mukhtar Siagian
Mempawah (Suara Kalbar)-Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Mempawah, Mukhtar Siagian, mengungkapkan, lima penambahan kasus baru terkonfirmasi positif di Anjongan merupakan dosen dan mahasiswa.

“Kami baru saja menerima surat dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar terkait penambahan lima orang terkonfirmasi positif Covid-19 di STT ATI Anjongan. Mereka semua berstatus dosen dan mahasiswa,” kata Mukhtar.

Menurutnya, lima kasus positif ini berdasarkan hasil Swabs Test PCR yang diambil Satgas Covid-19 melalui Tim Dinas Kesehatan Mempawah dan Puskesmas Anjongan pada tanggal 27 Agustus lalu di kampus teologi tersebut.

Kelima orang ini, tambah Muhkhtar, saat diambil swabs memang mengakui ada keluhan, yakni demam, batuk, tenggorokan sakit dan pilek. Ketika itu, mereka semua langsung dikarantina khusus di Kampus STT ATI.

 “Namun tadi pagi, saat saya menelepon dokter di Puskesmas Anjongan, kondisi kelima orang ini sudah membaik. Tidak ada lagi keluhan seperti sebelumnya. Bisa jadi, imunitas mereka kian bagus,” kata Mukhtar.

Jadi dengan ada pengumuman resmi dari Dinkes Kalbar hari ini, mereka tidak perlu dirawat ke ruang Isolasi RSUD dr Rubini. Cukup tetap melaksanakan isolasi ketat di kampus STT ATI Anjongan.

Terkait dengan penanganan medisnya, Tim Puskesmas Anjongan dan Dinas Kesehatan Mempawah akan tetap melakukan pemantauan secara rutin. Ia berharap tidak ada lagi keluhan yang dialami kelima orang terkonfirmasi positif ini.

Penulis : Dian Sastra
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini