Klaster Sekolah Tinggi di Mempawah, Bertambah 5 Orang

Editor : Redaksi
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson
Pontianak (Suara Kalbar) - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat kembali mengumumkan tambahan kasus baru konfirmasi Covid-19 di wilayah Kalbar.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson menuturkan, hari ini terdapat 7 tambahan kasus konfirmasi baru. Kabupaten Mempawah dan Kota Singkawang kembali terdapat warganya yang terkonfirmasi Covid-19.

“Untuk 8 September tahun 2020 Kalimantan Barat ada tambahan 7 kasus konfirmasi baru Covid-19. Dari Mempawah 5 orang, Singkawang 2 orang,” ungkap Harisson kepada wartawan,di Kantor Dinkes Kalbar,Selasa (8/9/2020).

5 diantaranya, lanjut Harisson adalah tambahan dari klaster salah satu Sekolah Tinggi yang berada di Kabupaten Mempawah.

“Mempawah ini adalah 5 orang dari klaster Sekolah Tinggi di Kabupaten Mempawah,"jelasnya.

“Jadi untuk Klaster Sekolah Tinggi Teologi di Mempawah ini sudah 8 orang kasus konfirmasi Covid-19 ,dimana satu orang meninggal dunia kemarin di rumah sakit Soedarso,” bebernya lagi.

Harisson meminta agar pihak sekolah  dapat bekoordinasi dengan dinas kesehatan setempat untuk dilakukannya upaya-upaya pencegahan dari penularan kasus kasus baru.

“Saya mengharapkan Sekolah Tinggi ini agar bekoordinasi dengan Dinas Kesehatan Mempawah untuk dilakukan disinfektan dan tindakan pengambilan Swab untuk mahasiswa yang lain dan doses yang lain. Sementara agar sekolahini ditutup sementara dulu untuk kegiatan tracing dan disinfektan,” terangnya.

Sementara itu, Harisson mengungkapkan ada 5 kasus konfirmasi di Kalbar yang dinyatakan sembuh. Terdapat di Kota Pontianak,Kabupaten Landak dan Kabupaten Sambas.

“Kasus sembuh di Kalbar ada 5 orang. Di Pontianak 3 orang, di Landak 1 orang dan di Sambas ada 1 orang,” lanjutnya.

Dia menambahkan, berdasarkan data sampai hari ini di Kalbar terdapat 711 kasus konfirmasi Covid-19, 619 berhasil dinyatakan sembuh dan 6 orang meninggal dunia.

“Sehingga total kasus kita di Kalbar ada 711 orang kasus konfirmasi ,dimana 619 orang dinyatakn sembuh atau sekitar 87,06% dan 6 orang dinyatakan meninggal dunia,” tukasnya.

Penulis: Yapi Ramadhan
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini