Kembali Terkonfirmasi 4 Pasien Baru Klaster STT Mempawah

Editor : Suhendra Yusri
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harrison
Pontianak  (Suara Kalbar) – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan bahwa hari ini kembali 12 kasus tambahan konfirmasi Covid-19 di wilayah Kalbar.

“Hari ini tanggal 9 September 2020 Kalimantan Barat mendapat tambahan kasus konfirmasi baru sebanyak 12 orang,” ujar Harrisson kepada wartawan , Rabu (9/9/2020).

Dia menjelaskan kedua belas orang ini berasal dari Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Singkawang.

“Kasus konfirmasi ini ada 5 orang di Pontianak, 4 orang di Mempawah, 3 orang di Singkawang,” jelasnya.

Dari  lima orang yang berasal dari Kota Pontianak , kata Harrisson,  satu orang merupakan hasil razia masker di Tugu Digulis belum lama ini, dan empat orang nya lagi merupakan klaster satu keluarga terdiri suami, istri beserta anak-anaknya.

Sementara itu, empat orang yang berasal dari Kabupaten Mempawah merupakan terjangkit dari klaster Sekolah Tinggi Teologi yang ada di Mempawah, dan keempat orang ini merupakan petugas puskesmas.

“Untuk 4 orang yang di Mempawah kasus konfirmasi Covid-19 adalah petugas kesehatan di Puskemas Sungai Pinyuh,  dimana 4 petugas kesehatan ini kontak dengan pasien dari STT yang kemudian di rujuk ke rumah sakit Soedarso dan kemudian meninggal di rumah sakit Soedarso,” terangnya.

Di Kota Singkawang, tambahan kasusnya hari ini merupakan 1 orang yang menjadi Sekretaris Walikota Singkawang, Thjai Cui Mie. Kemudian 2 orang lainnya adalah pasien dari rumah sakit Abdul Aziz.

“Untuk kasus di Singkawang itu merupakan sekretaris Walikota Singkawang ,kemudian 2 orang pasien dari rumah sakit Abdul Aziz yang juga merupakan klaster keluarga. Jadi sebelumnya sudah ada kasus konfirmasi Covid-19 kita telusuri lagi yang dua orang ini merupakan klaster satu keluarga dari kasus konfirmasi sebelumnya,” lanjutnya.

Dikatakannya hari ini Kalbar juga mendapatkan kasus konfirmasi sembuh. Terdapat 2 orang pasien kasus konfirmasi yang dinyatakan sembuh. Berasal dari Kota Pontianak dan Kota Singkawang.

Harisson juga menyampaikan bahwa kemarin Universitas Tanjungpura telah memeriksa 466 sampel. Dimana dari 466 sampel tersebut, 435 dinyatakan negatif dan 17 orang harus di runing ulang.

Penulis : Yapi Ramadhan

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini