Kembali Bertambah 15 Orang Terkonfirmasi Covid -19 di Kalbar, Total 674 Kasus

Editor : Dina Prihatini Wardoyo
Kadinkes Kalbar Harisson
Pontianak (Suara Kalbar) - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat hari ini kembali mengumumkan ada tambahan kasus baru konfirmasi Covid-19 diwilayah Kalbar.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar Harisson menuturkan, tambahan kasus konfirmasi hari ini berjumlah 15 orang.

"Hari ini kita tanggal 3 September tahun 2020 ada tambahan kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 15 orang," ujarnya kepada wartawan sehabis melakukan kunjungan di SMAN 1 Pontianak, Kamis (3/8/2020).

Dia menjelaskan, dari ke 15 orang tersebut, 4 diantaranya berasal dari Kota Singkawang. Ini merupakan hasil pemeriksaan TCM di Rumah Sakit Singkawang.

"Nah 15 orang ini di Singkawang ada 4 orang. Ini merupakan hasil pemeriksaan laboratorium TCM yang sudah dimiliki rumah sakot Singkawang itu . 4 orang ini merupakan pasien di rumah sakit Singkawang," terangnya.

Empat orang juga terdapat berasal dari Kabupaten Kapuas Hulu. Dijelaskannya ada satu orang yang merupakan klaster di suatu resepsi pernikahan yang dihadiri warga Jember yang terkonfirmasi Covid-19. Dua orang tenaga kesehatan di Badau dan 1 orang di Putussibau.

"Kemudian Kapuas Hulu ada 4. Di Kapuas Hulu merupakan klaster yang dari Jember kemarin. Lalu dua orang tenaga kesehatan lagi diselidiki karena ini tempatnya tidak berhubungan dengan klaster jember ini tapi sama-sama di kecamatan Badau. Kemudian ada satu lagi di Putussibau," bebernya.

Dia menambahkan, di Kota Pontianak terdapat 4 orang yang dinyatakan positif Covid-19, Kabupaten Mempawah 1 orang , Kabupaten Ketapang 1 orang dan Kabupaten Bengkayang ada 1 orang.

Harisson juga menyampaikan ada 10 orang yang kasus konfirmasi Covid-19 nya dinyatakan sembuh. "Di Pontianak ada 4 orang, di Ketapang ada 4 orang, Kapuas Hulu 1 orang dan Landak 1 orang," lanjutnya.

Sehingga berdasarkan data sampai hari ini, diwilayah Kalbar untuk total kasus terdapat 674 orang yang dinyatakan kasus konfirmasi Covid-19, dimana 588 orang dinyatakan sembuh atau  87,24% dan 5 orang dinyatakan meninggal dunia.

Harisson kembali mempertegas, viral load yang berada di tubuh penderita Covid-19 kian hari kian bertambah dan ganas. Untuk itu masyarakat diminta berhati-hati dan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

"Perlu saya ingatkan hasil pemeriksaan laboratorium Untan ini menunjukkan viral load atau jumlah virus yang didapatkan dari penderita yang kasus konfirmasi Covid-19 makin hari makin meningkat dan ini meningkatnya kadang-kadang mengejutkan sampai 25 juta-50 juta lebih," paparnya.

Hal tersebut mengakibatkan orang yang terjangkit dijelaskan Harisson sebenarnya dapat menyebarkan virusnya kemana-mana dengan mudah.

"Untuk itu masyarakat tetap harus melaksanakan protokol kesehatan dan masker jangan lupa selalu dipakai," cetusnya.


Seperti diketahui sekarang lembaga lembaga penelitian yang ada di Indonesia yang dimiliki Universitas Indonesia  maupun di Surabaya sudah melaporkan adanya mutasi mutasi virus Corona ke arah yang lebih ganas dengan tingkat penyebaran yang sangat cepat.

"Jadi penyebaran virus ini sangat cepat tapi dia sudah bermutasi kearah yang lebih ganas dan sekarang kita sudah mulai banyak menerima laporan secara nasional banyak kasus konfirmasi yang meninggal. Untuk itu kita harus berhati-hati," tukasnya.

Penulis : Yapi Ramadhan
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini