Kasus Covid-19 Semakin Naik, Pembelajaran Jarak Jauh Kembali Dilakukan di Pontianak

Editor : Dina Prihatini Wardoyo
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Sugeng Hariadi
Pontianak (Suara Kalbar) - Sejumlah sekolah yang saat ini berada dizona orange untuk pembelajaran tatap muka yang sudah berlangsun harus dihentikan dengan kembali menggunaan mode pembelajaran secara daring.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Sugeng Hariadi membenarkan bahwa pembelajaran tatap muka di Kota Pontianak juga diberhentikan untuk saat ini.

“Betul ini berlaku di seluruh zona oranye pembelajaran tatap muka kita berhenti kan sementara dan dapat dibuka kembali setelah masuk zona hijau atau kuning sesuai SKB 4 menteri tanggal 7 Agustus,” jelas Sugeng kepada suarakalbar.co.id, Selasa (22/9/2020).

Sugeng menerangkan, keputusan ini telah disetujui oleh Gubernur Kalimantan Barat dan juga semua pihak sekolah. Ini dikarenakan angka kenaikan kasus Covid-19 di Kalbar cenderung naik.

“Ya Pak gubernur dan sekolah menerima karena memang sesuai ketentuan dan angka kasus covid-19 ini sekarang kan agak naik jadi kita harus selalu waspada dan berhati-hati,” ungkapnya.

Dia meminta dalam pembelajaran jarak jauh atau daring ini para guru dan siswa tetap menjaga dan melaksanakan protokol Covid yang ada.

“Kepada para siswa dan guru untuk selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan gunakan waktu belajar daring dengan sebaik-baiknya. Kami menghimbau seluruh jajaran pendidikan dan kebudayaan sampai ke satuan pendidikan untuk selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan terutama untuk memakai masker, sering cuci tangan, menjaga jarak dan meningkatkan imunitas tubuh,” pinta Sugeng.

Sugeng berharap agar kedepannya di Kalimantan Barat tidak terjadi lonjakan-lonjakan kenaikan kasus Covid-19.


Penulis : Yapi Ramadhan

“Semoga tidak terjadi lonjakan angka kasus positif covid 19 di Kalbar,” harapnya.
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini