Kadinkes Kalbar : Istri Pasien Asal Anjongan yang Meninggal Dunia Juga Terkonfirmasi Covid-19

Editor : Suhendra Yusri
Kadinkes Kalbar, Harisson
Pontianak (Suara Kalbar) – Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Kalbar, Harisson mengatakan bahwa istri dari pasien Covid-19 berusia 67 tahun yang berasal dari Anjongan, Kabupaten Mempawah yang meninggal pada Kamis (3/9/2020) juga terkonfirmasi positif Covid-19.

“Pada tanggal 3 September ada satu kasus kematian kasus konfirmasi Covid-19. Ini merupakan seorang laki-laki berumur 67 tahun. Almarhum ini berdua bersama istrinya kasus konfirmasi Covid-19,” ujar Harisson kepada awak media, Jumat (4/9/2020).

Sebelumnya pasien pernah dirujuk di rumah sakit Serukam dan kemudian dirujuk ke RSUD dr Soedarso. Satu hari setelah dirujuk, almarhum beserta istri dinyatakan positif Covid-19.

“Ini dirujuk dirumah sakit Serukam dan tanggal 26 Agustus mulai dirawat di rumah sakit dr Soedarso. Pada tanggal 27 Agustus almarhum dan istrinya dinyatakan kasus konfirmasi Covid-19,” tuturnya.

Almarhum menunjukkan beberapa gejala seperti batuk ,demam dan sesak napas. “Sebelumnya memang almarhum pada tanggal 17 Agustus mengikuti acara keagamaan dan kumpul dengan beberapa orang, dan ini kemungkinan tertularnya disitu,” bebernya.

Harisson menjelaskan pasien meninggal dunia pada tanggal 3 September tahun 2020. Pemulasaran dan penguburan terhadap pasien tersebut dilakukan secara protokol Covid-19.

“Di rawat dan pada tanggal 3 September almarhum dinyatakan meninggal dunia. Terhadap almarhum ini kita lakukan prosedur Covid-19 dan pemulasaran dan penguburan jenazah dilakukan secara protokol Covid-19,” sambungnya.

Saat ini keadaan sang istri mulai membaik dan Harisson berharap istri dari almarhum dapat segera sembun dari penyakit Covid-19 yang dideritanya.

“Istri dari almarhum saat ini masih dirawat di rumah sakit Soedarso dengan keadaan membaik. Mudah-mudahan istri almarhum ini segera sehat,” harapnya.

Penulis : Yapi Ramadhan

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini