Ini Dia, Tiga Kawanan Maling yang Dikepung Massa di Sungai Pinyuh

Editor : Redaksi II
Tiga kawanan pencuri yang terperangkap di Toko Ramah Kompleks Pasar Baru Tingkat III Sungai Pinyuh| Suarakalbar: Dian Sastra.
Mempawah (Suara Kalbar)-Tiga kawanan pencuri yang terperangkap di Toko Ramah Kompleks Pasar Baru Tingkat III Sungai Pinyuh, ternyata berusaha kabur saat dikepung massa dengan cara membobol dek/plafon ruko di toko sebelah.

Namun nahas, dek tersebut ternyata buntu. Hingga ketiganya berhasil dibekuk personel Polsek Sungai Pinyuh yang menerobos masuk ke dalam ruko.

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, melalui Kapolsek Sungai Pinyuh, Kompol B. Sembiring, yang dihubungi suarakalbar.co.id, menjelaskan, ketiga pelaku pencurian tersebut kini sudah diamankan di Mapolsek Sungai Pinyuh.

Mereka adalah Jun (24), Dk alias Black (34) dan Jm (17). Ketiganya beralamat di Kecamatan Sungai Pinyuh.

Kapolsek B. Sembiring selanjutnya mengatakan, dalam tindak pencurian itu, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti satu bungkus rokok Gudang Garam Surya 12, tiga kaleng susu Bear Brand, dua keping papan ran berukuran 1 meter, serta satu buah gunting stainless merek Emigo.

“Atas tindak pencurian ini, ketiganya diancam dengan Pasal 363 ayat 1 ke-3e,4e,5e KUHP subsider 362 KUHP atau 53 KUHP,” jelas Kapolsek lagi.

Yang menarik adalah, saat B. Sembiring mengungkapkan bagaimana ketiganya berusaha kabur ketika personel Polsek Sungai Pinyuh tiba di Toko Ramah dan dikepung 300-an warga yang geram dengan aksi mereka.

Menurut Kapolsek, begitu tahu sudah terperangkap, mereka berupaya melarikan diri dengan cara membobol dek yang tembus ke toko sebelahnya. Hanya saja, karena dek tersebut buntu, pelarian pun gagal.

Saat polisi masuk ke Toko Ramah, yang berhasil diamankan terlebih dahulu adalah Dk alias Black. Ia ditangkap tanpa perlawanan di lantai II. Selanjutnya polisi kembali mencari dua pelaku lain, yakni Jun dan Jm.

“Saat itu lah, kami tahu Jun dan Jm coba kabur dengan membobol dek hingga ke toko sebelah yang buntu. Akhirnya, kami bekuk keduanya saat bersembunyi teras depan lantai II Toko Ramah,” ungkap Sembiring.

Yang menjadi masalah adalah, begitu banyaknya massa yang berkerumun di lantai I dan di sekitar Komplek Pasar Baru Tingkat III. Polisi menganalisa, jika ketiganya dibawa keluar bersama, maka akan sulit dilakukan pengamanan.

“Maka kami putuskan untuk membawa mereka keluar dari Toko Ramah secara bertahap, seorang demi seorang. Itu saja, masih ada upaya massa yang hendak menghakimi. Kami terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali untuk meredam anarkis massa,” jelas Kapolsek lagi.

Lewat upaya evakuasi yang berlangsung tegang dan dramatis selama satu jam, ketiga kawanan pencuri ini berhasil diamankan di Mapolsek Sungai Pinyuh untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Penulis : Dian Sastra
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini