IAIN Pontianak lakukan kegiatan BPAK secara online

Editor : Redaksi II

IAIN Pontianak lakukan kegiatan BPAK secara online. (Foto: Siti Mukharoma)

Pontianak
(Suara Kalbar)- Institut Agama Islam Negeri (IAIN ) Pontianak kembali menggelar kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) secara online yang di sampaikan langsung oleh  Abdul Mukti Rouf.  Acara kegiatan tersebut akan di laksanakan di kampus IAIN Pontianak, Jumat (18/9/2020).


Pelaksanaan BPAK kali ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan masih dalam situasi pandemi covid 19 sehingga pelaksanaan nya di lakukan secara daring atau online.
 

Wakil rector tiga IAIN Pontianak, Abdul Mukti Rouf  menjelaskan bahwa seluruh perguruan tinggi islam negeri, kegiatan PBAK kali ini harus di lakukan seacra online, salah satunya karna memang masih dalam situasi pandemic covid 19 sehingga tidak bisa mejalankan kegiatan PBAK secara offline seperti tahun sebelum nya.
 

“Semua perguruan tinggi islam negeri salah satunya IAIN Pontianak, semuanya menjalankan kegiatan pbak secara online. Alasan nya ya memang karena pandemi itu aja,” katanya.
 

Dia juga mengungkapkan sebelumnya kendala akan ada namun hanya dalam fikiran saja dimana kali ini harus PBAK secara online, karena memindahkan dari yang sebelumnya offline menjadi online.
 

“Kendala itu semula ada dalam fikiran ya, dimana memindahkan tradisi yang biasa nya offline menjadi online. Biasanya kan pbak kan masa banyak kemudian kehebohannya bersifat fisik, dan mentor yg bermacam-macam, nah inilah yang di fikirkan bisa dak ya bpak secara online” ungkapnya.
 

Walaupun kegiatan PBAK kali ini secara online namun tetap mengikutsertakan unsur panitia PBAK seperti biasa nya yaitu unsur pimpinan, unsur dosen,unsur pegawai, dan unsur mahasiswa.
 

“Iya unsur panitia bpak kan pertama dari unsur pimpinan, unsur dosen, unsur pegawai, dan unsur mahasiswa, yang di maksud unsur mahasiswa itu terutama pengurus dema institute, sema institute, ukm, ukk kemudian, demaf, dan hmps juga. Semua itu terlibat dalam kepanitiaan secara online,”ujarnya.

Kemudian dalam setiap pengurus fakultas mesti ada perwakilan dalam kelangsungan kegiatan PBAK tersebut. Dan tahun ini jumlah panitianya 121 orang dan yang paling banyak dari unsur mahasiswa.
 

“Iya dalam setiap fakultas ada perwakialn nya yg ikut serta, dan tahun ini malah ada 121 orang panitia, yang paling banyak tu malah mahasiswanya tahun ini “ jelasnya.


Kegiatan PBAK secara waktu di mulai tanggal 28-30 september dan hanya tiga hari saja. Pembukaan PBAK di lakukan secara offline namun terbatas hanya diwakili oleh mahasiswa baru sesuai protocol kesehatan dan tidak lebih dari serratus orang yang akan hadir di acara pembukaan sisa nya melalui online. Di mana yang secara online mahasiswa menggunakan media live zoom dan ada juga yang live di youtube. 

“Kegiatan PBAK kali ini hanya tiga hari saja dari mulai tanggal 28 sampe 30 ya bulan ini September. Kemudian pembukaan nya di lakukan secara offline namun terbatas hanya perwakilan mahasiswa baru dan harus sesuai protocol kesehatan, yang tidak lebih dari sratus orang yang akan hadir yang akan hadir di acara pembukaan,”ucapnya.
 

PBAK tahun ini hanya tiga hari saja, dan kemungkinan besar ini sudah lebih dari cukup. Dalam tiga hari ini sudah mencakup materi rektorat, sudah dekanat, dan sudah termasuk ormawa.
 

“Jadi kegiatan ini hanya berlangsung tiga hari saja sudah cukup ya karna dalam tiga hari ini sudah mencakup dari materi rektorat, sudah dekanat, dan sudah termasuk ormawa, karna ini hanya tampil di layar aja gitu,” paparnya.
 

Ia  menambahkan dalam kegiatan PBAK mahasiswa tetap mendapatkan tugas namun tidak yang meberatkan dan di buat yang sesimpel mungkin
 

 “Penugasan tetap ada ya Cuma yang tidak memberatkan mahasiswa nya intinya yang sesimpel mungkin,”tutupnya.

Penulis: Siti Mukharoma/Mahasiswa PPL IAIN Pontianak
 

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini