FKOB Mempawah Desak Oknum Polisi Asusila Dihukum Berat

Editor : Eno



Mempawah (Suara Kalbar)-Forum Komunikasi Orang Bugis (FKOB) Kabupaten Mempawah mengutuk keras tindak asusila oknum polisi Polresta Pontianak terhadap anak di bawah umur. 

“Kami minta agar oknum Polisi ini dihukum berat. Tegakkan hukum seadil-adilnya. Apalagi korban adalah warga Kecamatan Jongkat yang merupakan wilayah kerja kami,” kata Riduan HM Yusuf, Ketua FKOB Kabupaten Mempawah, kepada awak media, Kamis (24/9/2020). 

Riduan yang juga Anggota DPRD Mempawah Dapil Jongkat-Segedong ini mengatakan, pihaknya sangat terpukul begitu tahu kejadian tersebut. 

Tak sepantasnya seorang abdi negara yang seharusnya menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, justru tega melakukan perbuatan amoral seperti itu. 

“Ini adalah ulah oknum yang telah mencoreng institusi Polri. Jadi sudah sepantasnya yang bersangkutan dihukum berat dan seadil-adilnya,” kata Wowon, sapaan akrabnya.

FKOB Mempawah, tambahnya, telah sepakat untuk turut mengawal proses hukum kasus asusila oknum polisi ini. Apalagi korban adalah suku asli Bugis yang tinggal dan menetap sejak kecil di Kecamatan Jongkat. 

"Ini berkaitan dengan marwah sebagai warga suku Bugis yang martabatnya ternodai oknum tersebut. Jangan banyak, sedikit saja kami dilukai, sampai akhir hayat tetap kami kenang. Apalagi ini adalah aib,” ujar Wowon geram. 

Karenanya, Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini bertekad menggiring perkara ini hingga selesai di persidangan. 

“Dan jika dalam persidangan nanti terlihat warga FKOB telah dirugikan, maka tak segan-segan keluarga besar FKOB akan mengambil keputusan yang tepat bagi pelaku asusila ini,” tegasnya lagi. 


Penulis : Dian Sastra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini