Enam Desa di Segedong Dilanda Banjir, Warga Purun Besar Sibuk Berkemas

Editor : Redaksi
 Air setinggi 40 cm telah merendam rumah-rumah warga Desa Sungai Purun Besar, Kecamatan Segedong, Minggu (6/9/2020) pagi | Suarakalbar: Dian Sastra.
Mempawah (Suara Kalbar)-Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, yang memiliki enam desa, turut terendam air yang cukup tinggi. Curah hujan yang tinggi, ditambah kiriman air dari perhuluan, Segedong terancam tenggelam.

“Enam desa di Segedong semuanya terdampak banjir. Yakni Desa Purun Besar, Sungai Burung, Parit Bugis, Peniti Besar, Peniti Dalam I dan Peniti Dalam II. Yang paling parah adalah Desa Peniti Dalam I dan II,” ungkap Paino, warga Segedong, Minggu (6/9/2020).

Menurut Paino, kawasan Segedong sejak dua hari lalu juga diguyur hujan sangat lebat. Debit air yang tinggi membuat banyak rumah warga yang sudah terendam banjir.

“Warga sudah berkemas-kemas memindahkan perabotan rumah agar tak dirusak terendam air. Kabel-kabel listrik juga telah diamankan agar tak korsleting dan untuk menjaga anak-anak agar tak kesetrum,” ungkapnya.

Sementara itu, TKSK Segedong, Dahlan, yang dihubungi, membenarkan sejumlah desa di Segedong telah terendam banjir. Namun untuk jumlah rumah atau KK yang terdampak, ia belum bisa memastikan.

“Saat ini saya dan teman-teman sedang turun ke lapangan untuk memantau banjir ini. Nanti jika ada perkembangan, akan kami sampaikan ke awak media,” katanya.

Sedangkan Muhajir, warga Desa Sungai Purun Besar, juga melaporkan bahwa kawasan tempat tinggalnya juga sudah terendam banjir setinggi 40 cm sejak tadi malam, Sabtu (5/9/2020). Bahkan hingga pagi ini, air belum surut.

“Air sudah semakin tinggi dan masuk ke rumah-rumah warga. Saya sekeluarga sudah berkemas-kemas agar perabot rumah tak rusak. Tahun ini banjir benar-benar parah. Sebelumnya tidak setinggi ini,” katanya.

Ia mengkhawatirkan, air akan terus naik jika hujan masih mengguyur di kawasan tersebut. Namun untuk sementara, sarana transportasi darat masih lancar karena air belum sampai menutup badan jalan.

Penulis : Dian Sastra
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini