Curanmor di Pontianak Beraksi, Gasak 23 Motor Tak Kunci Ganda

Editor : Suhendra Yusri
Polresta Pontianak kembali mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang berkeliaran di Kota Pontianak, dengan menangkap pelaku yang telah melakukan pencurian sebanyak 23 unit motor.
Pontianak (Suara Kalbar) - Polresta Pontianak kembali mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang berkeliaran di Kota Pontianak, dengan menangkap pelaku yang telah melakukan pencurian sebanyak 23 unit motor.

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol. Komarudin menuturkan, pada 8 September telah dilaporkan kasus pencurian kendaraan bermotor di Pontianak Timur.

“Berdasarkan laporan polisi pada tanggal 8 September 2020 dimana dilaporkan telah terjadi pencurian kendaraan bermotor di jalan Tanjungraya 2 kelurahan Saigon Kecamatan Pontianak Timur dimana dari laporan tersebut kami berhasil melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku inisial GN dan RG,” ujar Kpolresta Pontianak, Kombes Pol Komarudin,  Selasa (15/9/2020).

Komarudin menjeleskan dari kedua tersangkan langsung dilakukan pengembangan, dari pengembangan tersebut mendapatkan 12 TKP atau laporan polisi.

“Dari dua orang ini mengembang kepada pelaku penadah atau 480 dua orang . Dari penangkapan tersebut berdasarkan pengembangan ternyata dari kedua orang tersebut mengembang ke beberapa TKP yang ada di Kota Pontianak dengan total keseluruhan sebanyak 12 TKP atau laporan polisi,” katanya.

Dia menjelaskan dari pengembangan yang dilakukan, pihaknya berhasil mengamankan 10 orang pelaku, 6 orang sebagai pelaku utama dan 4 orang sebagai penadah.

“Dan dari pengembangan tersebut kami berhasil kembali mengamankan sebanyak 4 orang lagi sebagai pelaku dan 2 orang lagi sebagai penadah. Total seluruhnya yang kami amankan sebanyak 10 orang diantaranya 6 orang pelaku utama dan 4 orang penadah,” katanya.

Dari keseluruhan TKP tersebut ini terjadi selama kurun waktu 3 bulan. Yang pertama satu kasus di bulan Juli, selanjutnya satu kasus di bulan Agustus ,serta 10 kasus di bulan September.
Untuk kendaraan bermotor yang berhasil diamankan sebagai barang bukti berjumlah 23 unit.

“Total keseluruhan yang kami amankan sampai hari ini berjumlah 23 kendaraan bermotor dari 6 orang pelaku,”ujarnya.

Komarudin mengungkapkan,modus operandi yang dilakukan pelaku ini cukup nekat. Pasalnya, dia mengincari kendaraan bermotor dengan tanpa merusak kunci akan tetapi mengincar kendaraan bermotor yang tidak mengunci ganda kendaraannya.

“Modus operandi yang dilakukan dari para pelaku ini cukup nekat dimana yang biasanya para pelaku kejahatan khususnya curanmor ini dengan melakukan modus operandi dengan merusak kunci stang atau dengan liter T, namun dari seluruh titik TKP yang ada mereka berkelompok dengan menggunakan dua unit kendaraan.  Jadi dari dua unit kendaraan mereka berboncengan kemudian datang ke TKP yang dicari adalah kendaraan bermotor yang roda dua yang tidak dikunci stang,” jelasnya.

Setelah berhasil menggasak target kendaraan motor, para pelaku menyimpan seluruh hasil curiannya disebuah ruko di Jalan Podomor gang Catur Jaya.

“Mereka mendorong dengan cara menge-step sampai ditempat penyimpanan . Seluruh hasil curian disimpan di Jalan Pomodoro Gang Catur Jaya. Disinilah tersangka 480 seluruh kendaraan ditumpuk ditempat ini kemudian dipreteli baik nomor polisi dan juga dibuatkan kunci palsu,” katanya.

Orang nomor satu di Polresta Pontianak ini mengatakan para pelaku dan penadah merupakan komplotan sehingga dijerat dengan pasal 363 ayat 4. Masih dalam pengembangan, saat ini pihaknya sedang melakukan pengejaran ke sejumlah daerah untuk mengamankan barang bukti yang sudah dijual oleh para pelaku.

“Saat ini kita masih melakukan pengembangan dan masih melakukan pengejaran termasuk mengambil barang bukti masih ada 6 barang bukti lagi yang harus kita jemput ke wilayah Sanggau,Sambas dan Sintang,” jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan pengakuan tersangka sudah dijual namun pihaknya tidak berhenti sampai disini. “Kita harus melakukan upaya-upaya pengembangan karena cukup fantastis tercatat dari LP yang ada di Pontianak selama bulan September aja ini baru tanggal 15 ternyata ternyata Lp yang ada di Pontianak yang berhasil kita ungkap ada 10,” jelasnya.

Kapolresta Pontianak ini menghimbau kepada masyarakat yang merasa kendaraannya telah dicuri untuk dapat datang ke Polresta Pontianak dengan membawa bukti kepemilikan kendaraan bermotornya.

“Terhadap barang bukti yang ada terhadap masyarakat yang merasa kehilangan motor,karena dari beberapa barang bukti yang kita terima belum ada LP nya. Silahkan masyarakat datang dengan membawa bukti kepemilikkan bisa dipinjam pakaikan gratis tanpa dipungut biaya,” katanya.

Penulis   : Yapi Ramadhan

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini