BLT-DD Sungai Limau, Masyarakat Diminta Manfaatkan Peluang Pelabuhan Kijing

Editor : Suhendra Yusri
Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi secara simbolis menyerahkan dana BLT-DD Sungai Limau tahap V, Rabu (30/9/2020).

Mempawah (Suara Kalbar)-Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, mengungkapkan, kehadiran tiga proyek besar di Kecamatan Sungai Kunyit merupakan upaya pemerintah dan swasta untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Muhammad Pagi saat menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap V kepada 154 Kepala Keluarga (KK) yang termasuk dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM), di Desa Sungai Limau, Kecamatan Sungai Kunyit, Rabu (30/9/2020) pagi.

Karena itu, ia mengharapkan masyarakat setempat dapat memanfaatkan ketiga pembangunan tersebut untuk meningkatkan taraf hidup. Yaitu Pelabuhan Internasional Kijing, Pabrik Pengolahan Bauksit dan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit

“Jangan sampai kita lengah, kalau lengah kita rugi. Manfaatkan peluang yang ada. Selain menanti terbukanya lapangan pekerjaan baru, masyarakat juga bisa membuka usaha-usaha kecil,” katanya.

Ia kemudian menyarankan masyarakat Sungai Kunyit agar dari sekarang mempersiapkan diri. Karena nanti Kecamatan Sungai Kunyit akan menjadi daerah idola dan tujuan banyak masyarakat, tak hanya lokal tetapi juga dari luar kabupaten bahkan provinsi. 

“Ibarat ada gula ada semut, nanti Kecamatan Sungai Kunyit akan menarik banyak orang untuk datang,” ungkapnya.

Melalui usaha-usaha kecil, Muhammad Pagi meyakini bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat. Karena saat ketiga proyek pembangunan itu beroperasi, maka banyak masyarakat yang datang dan beraktivitas di Sungai Kunyit, sehingga membutuhan sandang dan pangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

“Nah, masyarakat Kecamatan Sungai Kunyit bisa memanfatkan peluang itu untuk membuka usaha kecil, bisa kuliner atau bidang usaha lainnya. Saya yakin banyak keuntungan yang bisa didapat masyarakat. Karena itu, mari kita melirik peluang sekecil apapun untuk dimanfaatkan menjadi daya ungkit ekonomi keluarga,” ujarnya.

Terkait BLT-DD, Muhammad Pagi berpesan agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 

“Walau jumlahnya menurun dibanding tiga bulan sebelumnya, tetapi jangan berkecil hati karena ini menjadi bukti kepedulian pemerintah kepada masyarakatnya,” katanya.

Tidak lupa, Muhammad Pagi berpesan kepada masyarakat Desa Sungai Limau untuk mematuhi protokol kesehatan sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19. 

Apalagi, Bupati sudah mengeluarkan Perbup Nomor 50/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan  dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Mempawah.

Jika nekad melanggar, imbuh dia, maka akan ada sanksi menanti. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat selalu menerapkan 3 M dalam kehidupan sehari-hari agar terhindar dari paparan Covid-19, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, serta selalu mencuci tangan menggunakan sabun. 


Penulis : Dian Sastra


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini