Bisnis Mobil di Pinyuh Menggeliat, Sebulan Terjual 30 Unit

Editor : Dina Prihatini Wardoyo
Salahsatu sudut sentra mobil bekas di Sungai Pinyuh
Mempawah (Suara Kalbar)-Enam bulan masa pandemi Covid-19, bisnis jual-beli mobil bekas di Sungai Pinyuh, mulai tampak menggeliat. Para makelar mengaku, pada Agustus lalu, sukses menjual hampir 30 unit.

Ditemui di Warung Kopi Afo di jantung Kota Sungai Pinyuh, Robi dan teman-temannya--para makelar mobil bekas, mengaku, geliat bangun bisnis mobil bekas mulai tampak sejak awal Juli 2020. Berawal dari laku 20 unit, dan Agustus ini hampir 30 unit.

“Ada trend kenaikan jumlah penjualan mobil bekas yang kami tekuni. Membuktikan, perekonomian beranjak membaik. Semoga pandemi Covid-19 segera berlalu agar kita semua bisa tersenyum kembali,” kata Robi.

Menurut warga Sungai Bakau Besar Laut ini, mobil bekas pada umumnya cepat terjual adalah yang punya kisaran harga di bawah Rp 100 juta. Itu berarti mobil yang ditawarkan di bawah tahun 2008.

“Misalnya, Yaris tahun 2007 ke bawah, Jazz tahun 2008 ke bawah hingga mobil-mobil keluaran tua lainnya. Bulan Agustus ini saja, saya sukses menjual tujuh unit mobil. Alhamdulillah. Belum lagi kawan-kawan lain,” kata Robi lagi.

Ditanya asal para pembeli, Robi mengatakan rata-rata dari luar kota, yakni Pontianak, Singkawang dan kawasan perhuluan Kalbar. Terkadang mobil diantar ke lokasi pembeli, tapi biasa juga calon pembeli yang datang ke Sungai Pinyuh.

“Dalam bisnis ini, kite mengutamakan jaringan pertemanan sesama makelar. Yang penting saling percaya dan sama-sama menguntungkan,” imbuhnya seraya tertawa.

Sungai Pinyuh memang menjadi sentra penjualan mobil bekas di Kabupaten Mempawah. Pangsa pasarnya hampir di seluruh Kalbar, terutama di kawasan perhuluan. Hampir semua jenis mobil tersedia di pasaran mobil bekas di kota ini.

Di tiga bulan awal masa pandemi Covid-19, para makelar di Sungai Pinyuh mengaku sempat terjerembab. Omset menukik tajam. Namun kini mereka bersyukur, karena penjualan secara pelan-pelan mulai menunjukkan trend peningkatan.

Penulis : Dian Sastra
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini