Bawaslu Bengkayang Menilai Proses Pendaftaran Bapaslon Sudah Sesuai Aturan

Editor : Suhendra Yusri
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkayang menilai proses selama pendaftaran Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bengkayang Tahun 2020 sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku, Minggu (6/9/2020).
Bengkayang (Suara Kalbar) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkayang menilai proses selama pendaftaran Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bengkayang Tahun 2020 sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku, baik itu proses elektoral maupun non elektoral.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkayang, Yosef Harry Suyadi mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan melekat selama pendaftaran berlangsung.

"Selama proses pendaftaran Bapaslon berlangsung Bawaslu melihat penyelenggara melakukan sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku, baik itu proses elektoral dimana substansi dari proses tahapan pendaftaran Bapaslon maupun proses non elektoral yaitu penerapan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik,” ujar Yosef Harry Suyadi.

Dia menjelaskan terkait dengan kordinasi dengan aparat penegak hukum lain dalam konteks penanganan pelanggaran pemilu dan penerapan protokol kesehatan.

“Bawaslu sudah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak, dimana Pilkada ini harus berjalan dengan baik sesuai norma yang mengatur sehingga menghasilkan Pilkada yang berintegritas, jujur, dan adil serta kesehatan keselamatan semua dapat terjaga, karna yang paling utama adalah kesehatan warga negara," ucap Harry.

Yosef Harri Suyadi mengungkapkan, Bawaslu Bengkayang memaksimalkan tindakan pencegahan sebagai bentuk tugas dan wewenang yang diberikan dengan memaksimalkan semua sumber yang ada, seperti memaksimalkan akun media sosial untuk mensosialisasikan terkait norma yang berlaku dan juga protokol kesehatan.

"Dalam penanganan dugaan pelanggaran tindak pidana pemilihan, ada Sentra Gakkumdu dimana didalamnya terdapat 3 instansi yaitu Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan, Sentra Gakkumdu ini adalah pusat aktivitas dari 3 institusi yang ada dalam penegakkan hukum Pidana pemilihan," kata Harry.

Terakhir Harry mengajak dan menghimbau seluruh elemen dari masyarakat Bengkayang untuk bersama mensukseskan pesta demokrasi di Kabupaten Bengkayang ini.

"Mustahil Pilkada ini berjalan lancar tanpa peran dan kerjasama baik itu Pemerintah, masyarakat, TNI-POLRI dan penyelenggara pemilu baik itu KPU maupun Bawaslu,"jelasnya.

Harry mengatakan secara norma dan regulasi yang ada, Bawaslu adalah lembaga yang diberikan wewenang dalam mengawasi pelaksanaan Pilkada, akan tetapi secara hakikat semua elemen masyarakat adalah pengawas dalam pelaksanaan Pilkada ini.

Bawaslu juga dalam hal ini melakukan pengawasan melekat, dan telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.

Penulis : Kurnadi

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini