Banjir Segedong, Warga Diimbau Waspada Diare dan Ular Berbisa

Editor : Diko Eno
Anggota DPRD Mempawah, Riduan HM Yusuf.
Mempawah (Suara Kalbar)-Anggota DPRD Mempawah Dapil Jongkat-Segedong, Riduan HM Yusuf, meminta warga terdampak banjir di Kecamatan Segedong untuk tetap menjaga kesehatan agar tak terserang berbagai penyakit.

Umumnya, jika banjir melanda, penyakit diare sering dialami warga. Terlebih hujan selalu turun dengan deras, anak-anak diminta tidak bermain air sebab bisa menyebabkan demam dan penyakit lainnya.

“Selain itu, waspada dengan binatang-binatang berbisa yang masuk ke rumah. Tutup semua lubang dan jangan menumpuk barang di satu tempat. Itu berpotensi menjadi tempat persembunyian binatang berbisa,” kata pria yang akrab disapa Wowon ini.

Terkait dengan jumlah kepala keluarga dan jiwa yang terdampak pada banjir kali ini, Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini belum bisa memastikan. Ia mengaku juga sedang mengumpulkan data valid.

“Tapi secara umum, enam desa di Kecamatan Segedong nyaris semuanya sudah terdampak banjir. Selain karena tingginya curah hujan, juga kiriman air dari kawasan perhuluan, khususnya di Desa Peniti Dalam I dan Peniti Dalam II,” jelasnya.

Ia lantas mengimbau para kepala desa dapat berkoordinasi dengan camat untuk upaya penanggulangan banjir ini. Wowon turut berharap, Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera turun ke lapangan.

“Semoga ada bantuan yang bisa diberikan untuk warga terdampak banjir. Jika air semakin tinggi akan mengancam sektor pertanian, perkebunan dan mempersulit masyarakat untuk mencari nafkah,” pungkas Wowon.

Penulis : Dian Sastra
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini