Banjir 2,5 Meter di Desa Sungai Ana, Sintang, Warga Terpaksa Gunakan Perahu

Editor : Suhendra Yusri
Warga Dusun Baning Hulu, Desa Sungai Ana Kecamatan Sintang terpaksa menggunakan perahu untuk keperluan sehari-hari, lantaran sudah sekitar tiga hari daerah tersebut terendam banjir, Kamis (17/9/2020).

Sintang (Suara Kalbar)- Warga Dusun Baning Hulu, Desa Sungai Ana Kecamatan Sintang terpaksa menggunakan perahu untuk keperluan sehari-hari, lantaran sudah sekitar tiga hari daerah tersebut terendam banjir hingga 2,5 meter akibat curah hujan dan kiriman banjir dari hulu Sungai Melawi.

Biasanya warga setempat menggunakan akses tranportasi darat baik roda dua dan roda empat, namun banjir yang merendam kawasan satu hingga 2,5 meter, sehingga akses darat menjadi lumpuh.

“Ini banjir kedua tahun ini, namun banjir kali ini lebih dari sebelumya,” ujar Tina, satu diantara warga Dusun RT 01,  Dusun Baning kepada suarakalbar.co.id, Kamis (17/9/2020).

Kepala Desa Sungai Ana, Suparman mengatakan sekitar dua ratus lebih warga desanya yang terkena musibah banjir kali ini, namun tidak ada korban jiwa dan untuk kerugian materi belum didata.

Untuk menanggulangi dampak banjir, kata Suparman, pihak Pemerintah Kabupaten Sintang  telah memberikan bantuan seratus paket sembako yang telah diterima warganya.

Sedangkan dana desa belum bisa disalurkan bagi korban terdampak banjir, jelas Suparman, lantaran sebelumnya sudah dialokasikan ke bantuan dampak Covid-19. 

Suparman menjelaskan, bagi korban yang terdampak banjir saat ini ada yang menumpang sementara ke tempat keluarga atau kerabat terdekat.


Penulis  : Hendriyono


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini