APBD Perubahan Sintang Pada 2020 Defisit Rp 140 Milyar

Editor : Suhendra Yusri
Penandatangan berita acara persetujuan bersama antara DPRD dan Bupati Sintang atas nota keuangan Raperda APBD Perubahan 2020.

Sintang (Suara Kalbar)-  Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Sintang, Florentinus Anum mengatakan terjadi penurunan pendapatan dalam APBD Kabupaten Sintang Tahun 2020, diantaranya disebabkan pandemi Covid-19 sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

Hal ini disampaikannya dalam Pendapat Akhir (PA) Bupati Sintang terhadap hasil pembahasan badan anggaran perubahan di Gedung DPRD Kabupaten Sintang, Rabu (30/9/2020).

Adapun perubahan APBD Sintang Tahun Anggaran 2020 yang telah disetujui untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah, dari sisi pendapatan  sebesar Rp 1.917.822.782.680,98. Dari sisi belanja sebesar Rp 2.058.813.639.803,49. Selisih antara pendapatan dan belanja terdapat defisit anggaran sebesar 140.990.857.122,51.  

“Terjadi penurunan pendapatan dalam APBD Kabupaten Sintang Tahun 2020, lebih disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang mengakibatkan perlu penyesuaian kepada seluruh sektor penerimaan negara dan daerah,” ujar Florentinus Anum.

Dia menjelaskan dalam rapat paripurna ke-4, masa persidangan III tahun 2020 tersebut, Pjs Bupati Sintang, Florentinus Anum juga menyampaikan defisit APBD tersebut dapat tertutupi dari pembiayaan daerah sebesar RP 145.140.188.880,51.

“Terdiri dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2019 lalu yang telah diaudit BPK-RI sebesar Rp 144.840.188.880,51 dan penerimaan piutang Rp 300 juta Sehingga perubahan APBD tahun anggaran 2020 tetap menganut prisip anggaran berimbang,” kata Florentinus Anum.

Florentinus Anum mengatakan berdasarkan ketentuan pasal 181 ayat (1) PP Nomor 12 Tahun 2019, tentang pengelolaan keuangan daerah menyebutkan, bahwa rancangan perda tetang perubahan APBD yang telah disetujui bersama disampaikan kepada gubernur paling lambat tiga hari sejak tanggal  persetujuan rancangan perda APBD perubahan untuk dievaluasi sebelum ditetapkan oleh Bupati. 

Penulis : Hendriyono


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini