Antisipasi Klaster Wartawan, Dinkes Provinsi Lakukan Swab

Editor : Dina Prihatini Wardoyo
Salah satu wartawan yang menjalani Swab di
 Aula Dinas Kesehatan 
Pontianak (Suara Kalbar) - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, melakukan Swab Test terhadap sejumlah awak media di Aulu Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Senin (28/9/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson menyampaikan,profesi wartawan memerlukan mobilitas tinggi dan bertemu banyak orang ketika ingin mencari narasumber untuk diwawancarai.

“Seperti kita ketahui awak media ini kan mobilitas tinggi dan mereka bertemu terhadap semua sumber berita baik pejabat maupun masyarakat. Mereka selalu bertemu orang untuk mencari berita dan melakukan wawancara,” ucap Harisson.

Maka dari itu, Harisson menilai Dinkes Provinsi perlu melakukan Swab Test terhadap profesi yang dianggap cukup rentan terlurar Covid-19 seperti wartawan.

“Dan ini Dinas Kesehatan menilai suatu profesi yang cukup rentan tertular Covid-19 . Untuk itu Dinas Kesehatan melaksanakan Swab Test terhadap awak media di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat mulai hari ini tanggal 28 September tahun 2020,” terangnya.


Jika kedepannya hasil Swab Test para awak media tersebut dinyatakan positif Covid-19 maka akan langsung dilakukan isolasi. Tetapi,jika hasilnya ditemukan negatif maka awak media tersebut dipersilahkan melakukan aktivitas tetapi tetap dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Nanti kalau memang mereka kasus konfirmasi Covid-19 mereka wajib melakukan isolasi selama 10 sampai 12 hari. Tapi kalau mereka sedang tidak tertular,kami persilahkan untuk melakukan aktivitas mencari berita tetapi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” jelasnya.

Ini disampaikan Harisson dikarenakan dirinya tidak ingin timbul klaster baru dilingkungan profesi wartawan.

“Kami tidak ingin ada klaster baru dari wartawan atau awak media,” tukasnya.


Penulis : Yapi Ramadhan
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini