Aloysius Resmikan Gereja Katolik Santa Maria Goreti di Nanga Taman

Editor : Redaksi
Wabup Sekadau Aloysius foto bersama usai peresmian gereja di Nanga Taman 
Sekadau (Suara Kalbar) - Wakil Bupati Sekadau Aloysius,meresmikan  penggunaan Gereja Katolik Santa Maria Goreti Stasi Kenolan Paroki Nanga Taman Kabupaten Sekadau Keuskupan Sanggau, Minggu (13/9/2020).

Usai diresmikan oleh Wakil Bupati yang ditandai dengan pembukaan tirai plang gereja dan pengguntingan pita oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Sekadau Ny. Vixtima Heri Supriyanti, A.Md dilanjutkan dengan pemberkatan gedung gereja oleh Uskup Keuskupan Sanggau yang mulia Mgr. Yulius Mencucini, CP.

Kedatangan Wakil Bupati Sekadau dan Uskup keuskupan Sanggau serta rombongan disambut meriah oleh umat katolik kenolan. Kedatangan Wakil Bupati dan uskup sanggau dan rombongan disambut dengan tarian adat dan prosesi adat dayak setempat.
Wakil bupati juga dalam penyambutan itu didaulatkan untuk memancong buluh muda sebagai tanda penghomatan kepada tamu agung. 

Wakil Bupati Sekadau Aloysius, mengatakan Pemerintah Kabupaten Sekadau mendukung pembangunan tempat ibadah di kabupaten Sekadau seperti gereja, masjid dan rumah ibadah lainnya.

"Kita mendukung dan menyambut baik pembangunan tempat ibadah di kabupaten Sekadau," papar Aloysius.

Ia berpesan, supaya gedung gereja Katolik yang baru saja diresmikan dan diberkati oleh Uskup Keuskupan Sanggau ini, dipelihara dan dirawat dengan baik dan sungguh sungguh karena membangun itu gampang tetapi merawatnya susah.

“Untuk itu diperlukan kekompakan dan kebersamaan umat dalam menjaga dan merawat bangunan gereja yang menjadi kebanggaan umat Katolik di Stasi Kenolan" ujarnya.

Aloysius mengingatkan bahwa kehadiran gedung gereja ini dapat meningkat iman dan rasa persaudaraan yang tinggi dengan semua orang.

"Terima kasih atas pembinaan yang diberikan oleh bapak uskkup, terima kasih juga kepada pastor paroki yang telah memberikan pembinaan kepada umat sehingga pembangunan gereja ini bis selesai. Terima kasih juga atas partisipasi umat Katolik Kenolan dalam mewujudkan pembangunan Gereja ini,” papar Aloysius.

Uskup Keuskupan Sanggau Yulius Mencucini, CP memberikan apresiasi umat Katolik Stasi Kenolan yang sudah berhasil membangun gereja yang cukup megah ini.

"Umat Katolik di Stasi Kenolan sudah berhasil membangun gedung gereja yang megah, hal ini mencerminkan iman umat Kenolan akan tuhan sudah semakin baik dan berkembang," ujar dia.

Menurut Uskup asal Italia ini gereja yang dibangun dengan susah payah oleh umat Katolik Kenolan ini melambangkan bukti umat mencintai dan dekat dengan Tuhan, bukti kebaktian umat kepada Tuhan dan bukti perutusan umat kepada Tuhan.

"Apa guna mendririkan gereja yang sudah megah kalau tidak digunakan untuk sembahyang. Umat mendirikan gereja ini bukti umat mencintai Tuhan, untuk itu gereja ini harus diisi dengan kegiatan-kegiatan rohani, bila mana ada masalah, ajak umat berdoa di gereja," pesan Uskup.

Ketua Panitia, Edi Salwo dalam laporannya, gereja ini dulu dibangun namanya kapel yaitu tahun 1974. Seiring dengan perkembangan umat, kapel ini tidak cukup lagi untuk menampung umat, maka atas dasar itu umat kenolan berkordiasi dengan pastor paroki nanga taman untuk membangun kembali gereja kenolan. 

Dia menyebutkan umat katolik di stasi kenolan berjumlah 37 kepala keluarga. Kenolan kalau diliat dari sejarah dari sisi agamanya adalah jalur taman, jaluar kedua masuk agama katolik setelah kerampuk dulunya dari paroki pantok.

Menurut Edi, pembangunan gereja katolik kenolan dibangun padai tahun 2016. “Dengan terbangunnya gereja kami ini, kami ingin menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya  kepada yang pertama pemerintah daerah kabupaten sekadau melalui bupati dan wakil bupati karena telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 70 juta untuk pembangunan gereja katolik Kenolan, "ungkapnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada pastor Kris Pastor ketua Dekenat yang telah memfasilitasi panitia untuk mendapatkan bantuan anggaran dari pemerintah provinsi kalimantan barat sebesar Rp 50 juta pada tahun 2014.

Swadaya umat sebesar Rp 500 ribu per kk, dana terkumpul dari umat sebesar Rp 16 juta. Kemudian bantuan dari paroki nanga taman dan keuskupan sanggau sebesar Rp 14 juta. Dana dari donatur sebesar Rp 10 juta.

"Secara keseluruhan biaya yang digunakan untuk pembangunan gereja katolik stasi kenolan sebesar Rp 190. Terima kasih kepada pastor paroki, terima kasih kepada uskup keuskupan Sanggau karena sudah membantu banyak umat katolik dalam membangun gereja ini,"katanya.

Sementara Camat Nanag Taman, Paulus Ugang  dalam sambutannya mengatakan kecamatan nanga taman ini sangat sangat maju khususnya pembangunan gereja, tapi karena kendala pandemi covid 19 ada beberapa gereja yang seharusnya bisa diresmikan tapi ditunda dulu.

“Sebetulnya ada banyak gereja yang diresmikan pada tahun 2020 in. Banyak gerje gereja yang sudah dibangun tapi karena kendala covid 19 ditunda untuk peresminnya maupun pengerjaanya.

Dijalur peningkatan infrastruk jalan, tahun 2019 jalan dan listrik masuk di meragun.

"Saya apresiasi semangat gotong royong dan kerja sama umt kenolan. Karena sejak dua minggu yang lalu umat katolik kenolan sudah mempersiapkan acara peresmian  gereja katolik ini,” ujarnya.

Pastor Paroki Nanga Taman, Pastor Martinus Ngabadi, CP merasa cukup bangga atas semangat dan kerja keras umat katolik stasi kenolan dalam mewujudkan pembangunan gereja.

“Saya bangga dengan umat kenolan karena selalu berkoordiasi soal pembangunan gereja kenolan.
Disampaikan pastor Martin untuk di paroki nanga taman, sebetulnya gereja yang sudah siap diresmikan adalah gereja Kenolan, Noak dan Dondang.

“Ada cukup banyak gereja yang sedang dalam proses pembangunan untuk dijalur taman ini, gereja stasi ladak, gereja stasi sangke, gereja stasi noak. Dijalur taman ini cukup membanggakan, pastor yang berasal dari jalur taman ini sudah ada dua, susternya juga luamayan banyak. Pastor yang berasal dari paroki nanga taman sudah ada 4 orang. Kemudian frater yang berasal dari nanga taman ini ada kurang lebih 20-an orang yang dalam proses belajar,” ujarnya.

Penulis: Humas
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini