Aksi Damai Ratusan Nelayan, Darwis Berharap Ada Win-Win Solution

Editor : Suhendra Yusri
Wakil Ketua DPRD Mempawah, Darwis Harapat

Mempawah (Suara Kalbar)- Wakil Ketua DPRD Mempawah, Darwis Harapat, berharap ada solusi terbaik bagi 1.203 nelayan kecil di pesisir Mempawah Hilir dan Sungai Kunyit terkait aksi damai yang digelar di Kantor Bupati Mempawah dan DPRD, Senin (21/9/2020) pagi. 

Kepada awak media di Mempawah, Legislator Partai Nasdem ini menegaskan, solusi terbaik dapat berupa membuka lapangan pekerja baru ataupun kompensasi bagi para nelayan yang terdampak pembangunan Pelabuhan Internasional – Terminal Kijing. 

“Ini kaitannya dengan kehilangan mata pencaharian seperti yang diaspirasikan para nelayan. Jadi harus ada win-win solution untuk mengatasinya,” kata wakil rakyat daerah pemilihan Jongkat-Segedong ini. 

Di satu sisi nelayan tak lagi dirugikan, tapi di sisi lain pembangunan Pelabuhan Internasional-Terminal Kijing harus tetap berlanjut, karena merupakan salahsatu Proyek Strategis Nasional yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo. 

Ia berharap, keluarga-keluarga nelayan yang terdampak bisa diakomodir dalam lapangan pekerjaan baru dan juga kompensasi sebagai modal usaha baru bagi nelayan yang terdampak pembangunan pelabuhan. 

DPRD Mempawah, tambah Darwis, siap untuk memfasilitasi pertemuan para nelayan kecil ini dengan manajemen PT. Pelindo II/IPC di Sungai Kunyit. 

“Kami juga akan menggelar rapat khusus mengenai aspirasi para nelayan ini. Karena bagaimana pun, seluruh sikap DPRD harus dibahas di tingkat pimpinan dan anggota,” ujarnya. 

Dan ia juga meminta kehadiran para perwakilan nelayan ini dapat hadir pada rapat-rapat resmi yang yang nantinya digelar DPRD guna menyikapi nasib para nelayan kecil Sungai Kunyit. Soal waktunya, akan segera ditentukan kemudian. 

“Tak kalah penting, kami di DPRD juga meminta PT. Pelindo II/IPC agar peka terharap persoalan-persoalan sosial yang terjadi di masyarakat, termasuk nasib nelayan kecil, yang terdampak pembangunan pelabuhan,” tegasnya. 

Penulis : Dian Sastra


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini