Ahen Temukan Uang Logam Kuno Saat Asyik Bakar Sampah

Editor : Suhendra Yusri


Ahen saat saat memperlihatkan puluhan uang logam kuno di kediamannya di Desa Rantau Panjang Jalan Ampera Dusun Ampera samping SMA Negeri 3 Rantau Panjang Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara, Sabtu (26/9/2020).

Kayong Utara (Suara Kalbar)- Ahen Bong yang biasa disapa Botak kaget pada saat membersihkan lahan kebun kelapanya, dia menemukan puluhan keping uang logam kuno di Jl Ampera Dusun Ampera samping SMA Negeri 3 Rantau Panjang Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara pada Kamis (24/9/2020).

Ahen Bong mengatakan mulanya ia hendak membersihkan kebun kelapanya yang kebetulan lokasi kebun kelapa berada di belakang rumahnya.

"Saat itu saya sedang membersih kan lahan kebun kelapa pada saat saya membakar sampah (ranting-ranting kayu) terlihat  tergeletak di tanah uwang logam tersebut,” ujar Ahen saat dihubungi suarakalbar.co.id.

Ahen menjelaskan uang logam kuno yang bertuliskan Netherlend 1920 itu diduga harta karun pada jaman dahulu yang memang sengaja disimpan dengan cara dikubur didalam tanah oleh pemiliknya pada kala itu.“Untuk puluhan uang logam kuno yang saya temukan itu masih ada sama saya,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Rantau Panjang Hasanan membenarkan  ada warga nemukan puluhan uang logam kuno 1920 dan 1930 yang bertuliskan VOC atau pada masa Hindia Belanda. 

Hasanan menceritakan setelah di lokasi kebun kelapa milik Ahen bukan hanya puluhan uang logam saja yang ditemukan, ada juga ditemukan pecahan keramik kuno pada jaman Dinasti Ching dilihat dari coraknya diperkirakan pada tahun 1636-1911. 

“Dengan banyaknya ditemukan barang-barang sejarah di Bumi Betuah Kayong Utara ini, saya berharap Pemda harus turut serta diinventarisir atau diamankan agar tidak pindah ketempat lain. Menurut saya itu bagian peninggalan sejarah atau bisa dijadikan cagar Budaya Kayong Utara,” jelasnya.

Penulis  : Wiwin


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini