142 Rumah di Desa Sungai Rasau Terdampak Banjir

Editor : Diko Eno
Salahseorang ibu rumahtangga di Desa Sungai Rasau, Kecamatan Sungai Pinyuh, memasak di dapur dalam kondisi banjir. Air setinggi 10 cm menggenangi rumah warga | Suarakalbar: Dian Sastra.
Mempawah (Suara Kalbar)-Banjir makin meluas. Kepala Desa Sungai Rasau, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Asmadi, melaporkan setidaknya 142 rumah warganya yang telah terdampak banjir. Sebagian diantaranya, telah kemasukan air setinggi 10 cm.

Saat dihubungi suarakalbar.co.id, Asmadi juga mengatakan, dirinya bersama aparatur desa, bhabinkamtibmas dan babinsa beserta seluruh elemen masyarakat masih terus melakukan pendataan.

“Kami sudah menyampaikan imbauan agar meningkatkan kewaspadaan jika air kembali naik. Termasuk meminta para orangtua untuk menjaga anak-anak agar tak bermain air, menutup semua lubang agar tak kemasukan binatang berbisa serta menjaga aliran listrik,” kata Asmadi.

Warga Desa Sungai Rasau, tambahnya, juga sudah banyak yang berkemas-kemas agar perabotan rumahtangga tak rusak tergenang air. Namun sejauh ini, Asmadi memastikan belum ada warganya yang dievakuasi.

“Tapi kita sudah menyiapkan beberapa lokasi untuk evakuasi seandainya air naik secara abnormal. Mudah-mudahan banjir segera surut,” harapnya.

Ditanya soal bantuan pemerintah, Asmadi mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima bantuan apapun.  Ia berharap petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mempawah segera turun ke desanya.

“Kasihan juga warga jika tak ada bantuan dari pemerintah daerah. Saat ini kami fokuskan dulu untuk pendataan sekaligus memotivasi warga agar tetap sabar menghadapi musibah banjir ini,” tutupnya.

Penulis : Dian Sastra
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini