Yessy Melania Usul Lapas dan Rutan di Kalbar Perlu Ditambah
![]() |
| Yessy Melania Usul Lapas dan Rutan di Kalbar Perlu Ditambah.[Suarakalbar/Dea] |
Melawi (Suara Kalbar)- Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Yessy Melania menilai keberadaan sejumlah Lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) yang ada di Provinsi Kalbar perlu terus mendapat perhatian dari pemerintah pusat.
Salah satu persoalan yang terjadi seperti masih ditemukannya beberapa Lapas maupun Rutan yang over capacity.
“Berdasarkan data di www.smslap.ditjenpas.go.id yang menunjukan bahwa total 13 lapas dan rutan yang berada dibawah Kanwil kemenkumham kalbar, 11 diantaranya mengalami over capacity mulai dari 10% hingga 200%,” katanya kepada suarakalbar.co.id usai melakukan kunjungan kerja di kakanwil Kemenkumham Kalbar dan Kantor Imigrasi Sanggau beberapa waktu lalu.
Melihat hal tersebut, Yessy yang juga anggota Komisi 111 Mengatakan bahwa over capacity dilapas dan rutan harus dicarikan solusi secepatnya.
Disisi lain, Yessy mendukung program pengobatan dan rehabilitasi bagi pengguna narkoba agar narapidana narkotika tidak menjadi beban dilapas dan rutan yang ada.
“Saya coba mendorong berdirinya Lapas dan Rutan di Kabupaten-kabupaten diwilayah Kalimantan Barat, sebagai pemerataan dan tempat pembinaan bagi warga yang bermasalah,” saran Yessy.
Sehingga over capacity bisa terurai tentu sembari memperhatikan kecukupan SDM yang ada.
Selain itu juga Yessy melania menyampaikan bahwa Pelayanan Keimigrasian dipintu-pintu perbatasan harus mendapat perhatian khusus dari Kemenkumham RI.
Dalam satu bulan terakhir, Kementerian Hukum dan HAM wilayah Kalimantan Barat menjadi sorotan publik.
Karena dugaan yang muncul, Pontianak dan Entikong menjadi pintu pelarian keluar masuk Buronan Joker (Djoko Tjandra) keluar negeri.
Kendati Djoko Tjandra sudah tertangkap oleh Bareskrim Polri, tentu publik ingin pihak-pihak yang terlibat kasus tersebut ikut diproses hukum.
“Saya percaya bahwa Kakanwil Kemenkumham Kalbar dan jajaran mampu melayani masyarakat kalbar lebih baik lagi,” ujarnya.
Tentu dengan prinsip Profesional dan menjunjung tinggi kepastian hukum yang berlaku dengan seadil-adilnya.
Ia juga mengapresiasi pelayanan kantor imigrasi sanggau yang menerapkan protokol kesehatan dan standar kenormalan baru dengan disiplin
Penulis : Dea Kusumah Wardhana
Editor : Diko Eno






