Waspada, Malware Pencuri Uang Gemar Menyerang Ponsel Murah
![]() |
| Ilustrasi toko ponsel. [Antara] |
Suara Kalbar – Banyak vendor ponsel lebih tertarik untuk
mengeluarkan ponsel baru dengan harga lebih terjangkau, di tengah
pandemi Covid-19 seperti ini. Sayangnya, justru inilah yang menjadi
celah keamanan baru bagi para peretas untuk menyebarkan malware.
Menurut laporan BuzzFeed News, Minggu (30/8/2020), sejumlah ponsel Android murah buatan China yang dijual di wilayah Afrika diserang malware yang bisa menguras uang milik pengguna ponsel.
Menurut keterangan seorang pelanggan yang
telah membeli telepon yang dimaksud seharga 30 dollar AS (Rp 550 ribu),
dia mulai menyadari bahwa dia mendapatkan banyak iklan popup yang
mengganggu panggilan telepon dan chat.
Setelah itu, ia menerima notifikasi yang
berisi pesan tagihan untuk biaya berlangganan. Padahal, ia belum pernah
mengunduh atau berlangganan aplikasi apapun yang berbayar.
![Malware di smartphone. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/02/16/40095-malware.jpg)
Atas
laporan tersebut, Secure-D melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk
mengetahui penyebab masalah itu terjadi. Hasilnya, para peneliti
keamanan menemukan malware yang sialnya sudah tertanam di ponsel itu,
sebelum sang pemilik membelinya.
Artinya, kesalahan bukan datang dari
pemilik ponsel, melainkan perusahaan yang lalai dalam memberikan fitur
keamanan terhadap ponsel yang mereka buat.
Namun kembali lagi, banderol murah tidak
sebanding dengan biaya mahal yang harus dikeluarkan perusahaan untuk
mempersenjatai ponsel buatannya, dengan fitur keamanan berlapis.
Ringkasnya, Secure-D memperingatkan bahwa harga bukanlah hal pertama yang dipikirkan konsumen ketika akan membeli sebuah ponsel.
Lebih dari itu, pertimbangkan pula fitur keamanan yang bisa melindungi data pengguna ketika ponsel tersebut sudah dibeli.
Sumber : Suara.com, Selengkapnya DISINI





