Wabup Mempawah Panen Jagung 'Polisi Sahabat Petani'

Editor : Redaksi II
Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, melaksanakan panen jagung Polisi Sahabat Petani bersama Ketua DPRD Ria Mulyadi dan jajaran Forkopimda Mempawah.[Suarakalbar/Dian Sastra]
Mempawah (Suara Kalbar)-Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, Rabu (05/08/2020), melaksanakan panen jagung “polisi sahabat petani” di Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur.

Tanaman jagung yang merupakan pilot project Polres Mempawah untuk pemanfaatan lahan kosong dalam upaya menciptakan ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19 tersebut, ditanam sejak pertengahan ramadan lalu.

Ketika itu, Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, bersama para pejabat Polres Mempawah dan Kapolsek Mempawah Timur, almarhum Ipda Karnita Pujianto, bahkan ikut turun mencangkul membuat bedengan tanaman jagung bersama masyarakat.

Sepeninggal Ipda Karnita Pujianto, tanaman jagung tersebut tumbuh subur, dan perawatannya diteruskan oleh Kapolsek Mempawah Timur, Ipda Ria Iskandar. Tak heran, saat dilaksanakan panen tadi, ada rasa haru di hati para petani.

“Ini program penanaman jagung peninggalan almarhum Kapolsek Ipda Karnita Pujianto. Hasil panen juga akan kita antarkan ke rumah almarhum, agar bisa turut dinikmati istri dan anak-anaknya,” ujar Kades Sejegi, Muhammad Idris, dengan nada haru.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, mengaku berbangga hati dengan Polres Mempawah atas panen jagung Polisi Sahabat Petani di Desa Sejegi. Menurutnya, ini patut dijadikan contoh oleh masyarakat.

“Meski disibukkan rutinitas dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat, Kapolres Mempawah AKBP Tulus Sinaga beserta jajaran masih menyempatkan diri memberikan contoh kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong dengan tanaman produktif sebagai wujud menciptakan ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Dan Pemerintah Kabupaten Mempawah, tambah Muhammad Pagi, siap memberikan dukungan jika di masa mendatang, Polres Mempawah melaksanakan program-program seperti ini. Ia juga mengimbau para kepala desa, untuk lebih aktif mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong dengan tanaman produktif dalam rangka menciptakan ketahanan pangan.

Wakapolres Mempawah, Kompol Bermawis, program tanaman jagung ini merupakan upaya Polres Mempawah bersama masyarakat, khususnya petani di Desa Sejegi, untuk berbuat sesuatu di tengah pandemi Covid-19.

“Kita ingin, ini sebagai pilot project bagi masyarakat agar memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah untuk ditanami tanaman yang produktif. Jadi tidak hanya jagung saja, bisa juga tanaman lainnya yang bisa mendukung ketahanan pangan,” jelas Bermawis.

Atas dukungan masyarakat petani, kepala desa dan semua pihak sehingga terlaksana panen jagung Polisi Sahabat Petani ini, Kompol Bermawis mewakili Polres Mempawah mengucapkan terima kasih.

“Semoga program Polisi Sahabat Petani di Desa Sejegi ini, tak berhenti sampai di sini saja. Tapi dapat menjadi contoh dan dilanjutkan oleh desa-desa lainnya,” tutup Bermawis.

Panen jagung Polisi Sahabat Petani ini turut dihadiri Ketua DPRD Mempawah, Ria Mulyadi, Kasdim 1201/Mph Mayor Inf Andreas, Camat Mempawah Timur, R. Agus Isnanto, para pejabat di Polres Mempawah, Kapolsek Mempawah Timur Ipda Ria Iskandar, lurah dan kepala desa di Kecamatan Mempawah Timur, tokoh masyarakat dan masyarakat petani.


Penulis : Dian Sastra
Editor   : Diko Eno
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini