Trik Media Sosial Mencegah Video Konspirasi Covid-19
![]() |
| Ilustrasi media sosial. [Shutterstock] |
Suara Kalbar – Beberapa platform media sosial berhasil meredam video konspirasi Covid-19 yang berpotensi menjadi viral di dunia maya.
Dikutip dari The Verge,
Kamis (20/8/2020), Facebook, YouTube, dan Twitter bereaksi cepat ketika
mengakui ancaman serius dari hoaks Covid-19 yang tersebar di platform
mereka.
Beberapa waktu lalu, ketiga platform
medsos tersebut kecolongan dengan kemunculan video konspirasi virus
corona berjudul ‘Plandemic’ yang sempat dilihat oleh jutaan orang di
seluruh dunia.
Sementara di Facebook, sebuah propaganda baru yang mendorong penyembuhan Covid-19 palsu dilihat oleh 20 juta orang.
![Ilustrasi Facebook. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2016/10/04/o_1au67ek1h109g1metcn5m001gaha.jpg)
Selanjutnya,
ada juga beberapa video dan tautan berisi pendapat kelompok anti vaksin
yang menghasut orang-orang agar tidak melakukan vaksin.
Beruntung, sejumlah aplikasi media sosial
yang memuat konten video, mulai dari YouTube, Facebook, hingga Twitter
berhasil menutup video berbahaya tersebut dengan promosi belanja (sale),
peluncuran produk baru, hingga cuplikan trailer perdana film.
Artinya, mayoritas warganet di seluruh
dunia memiliki kecenderungan untuk mengetahui produk baru, penayangan
film baru, dan diskon belanja barang favorit mereka.
Sumber : Suara.com, Selengkapnya DISINI






