SMAN 1 Pontianak Lakukan Simulasi Belajar Tatap Muka, Prioritaskan Protokol Kesehatan

Editor : Dina Prihatini Wardoyo
Pelajar di SMAN1 Pontianak saat Simulasi
Belajar Tatap Muka
Pontianak (Suara Kalbar) - Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pontianak hari ini melakukan simulasi pembelajaran tatap muka disekolah.

Dwi Agustina selaku Kepala SMAN 1 Pontianak menuturkan uji coba pembelajaran tatap muka disekolah dilakukan oleh kelas 12. Dalam satu hari terdapat 3 sesi pembelajaran.

Menurutnya untuk proses belajar mengajar secara langsung hari ini adalah siswa kelas 12 yang diketahui diminta untuk melakukan uji coba pembelajaran tatap muka.

"Kami juga membaginya beberapa sesi,jadi ada 3 sesi mulai dari pukul 06.45 sampai pukul 09.00 untuk sesi satu. Untuk sesi dua pukul 08.00 sampai pukul 10.00 dan sesi 3 nya mulai pukul 09.00 sampai pukul 11.00,"  jelasnya kepada wartawan saat ditemui dilokasi, Senin (31/8/2020).

Untuk per-sesinya akan dibagi menjadi maksimal 18 siswa perkelas. Bagi yang tidak dapat mengikuti pembelajaran tatap muka disekolah, siswa tersebut dapat melakukan pembelajaran melalu live streaming.

"Yang masuk hari ini adalah anak-anak yang absennya ganjil. Didalam satu kelas itu maksimal 18 siswa. 2 jam saja untuk pembelajaran di uji coba ini. Untuk anak-anak yang tidak bisa mengikuti pembelajaran tatap disekolah tetap kita berikan tetapi melalui live streaming," bebernya.


Dwi mengatakan, jika siswa ingin mengikuti pembelajaran tatap muka disekolah wajib disertai izin orang tua dan dalam kondisi yang sehat.

"Untuk siswa yang boleh masuk yang pertama dia mendapatkan persetujuan dari orangtuanya, kemudian dia dalam kondisi yang sehat. Kalau disekolah kita terapkan protokol kesehatan yaitu anak wajib menggunakan masker dan berjaga jarak lalu ketika hadir disekolah anak dicek suhu tubuh," tuturnya.


Untuk jumlah murid kelas 12 di SMAN 1 Pontianak yakni sebanyak 423 orang. Sedangkan pada pagi ini juga turut langsung diawasi oleh beberapa unsur pengawas.

"Untuk jumlah siswa kelas 12 di sini ada 423 orang. Kami sambil menunggu informasi lagi dari Dinas Pendidikan artinya tetap kita jalankan seperti ini . Tadi pagi juga ada beberapa unsur yang hadir disekolah dari Dinas Pendidikan ada Kabid SMA ,ada pengawas pembina kemudian dari Koramil juga hadir dan Kepolisian juga ada serta Dinas Kesehatan," terangnya.


Dalam kegiatan simulasi pembelajaran tatap muka yang dilakukan oleh SMAN 1 Pontianak, pihak sekolah menyediakan beberapa sarana protokol kesehatan. Pihaknya juga telah menyediakan Face Shield yang diberikan kepada siswa.

"Untuk fasilitas mulai dari masuk ada wastafel ada sabun cuci tangan dan hand sanitizer, kemudian termogunt dan anak-anak sudah menggunakan masker dari rumah dan kami menyediakan face shield,face shield itu bisa dibawa oleh siswa itu nanti pulang kerumah dibersihkan dan ketika jadwal mereka hadir disekolah mereka membawa face shield nya kembali," sambungnya.

Untuk sementara ini, organisasi maupun ekstrakurikuler yang ada di SMAN 1 Pontianak tidak boleh melakukan aktivitas secara tatap muka dalam hal ini ditiadakan sementara.

Penulis : Yapi Ramadhan
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini