Serapan Anggaran Melemah, DPRD Bengkayang Desak OPD Segera Lakukan Proses Lelang

Editor : Suhendra Yusri
Suasana sidang paripurna di DPRD Kabupaten Bengkayang belum lama ini.
Bengkayang (Suara Kalbar) – Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bengkayang, Yakobus mengatakan bahwa untuk penyerapan anggaran di Kabupaten Bengkayang hingga 24 Juli 2020  untuk pendapatan baru mencapai 33 persen atau Rp 316 miliar dari Rp 957 miliar yang dianggarkan.

"Sedangkan untuk belanja secara total belanja operasional Rp 327 miliar dari Rp 853 miliar yang dianggarkan atau 34 persen dan belanja modal berkisar 2 persen. Terkait belanja modal saat ini masih dalam proses pelaksanaan pengadaan barang dan jasa atau lelang," ujar Yakobus kepada suarakalbar, Selasa (4/8/2020) malam.

Untuk itu, pihaknya melakukan beberapa langkah strategis untuk melakukan optimalisasi penyerapan anggaran.

"Langkah sigap Pemerintah Kabupaten Bengkayang terhadap rendahnya penyerapan anggaran yakni melakukan optimalisasi terutama yang bersumber dari PAD. Kemudian untuk belanja khusus belanja modal perlu percepatan penyiapan dokumen bagi yang sudah lelang agar penyerapan uang muka bisa dipercepat," paparnya.

Yakobus mengatakan bahwa tahun 2020 merupakan tahun yang berat bagi pemerintah daerah karena satu di antaranya faktor wabah Covid-19. Namun, semua tetap harus semangat dan memaksimalkan penyerapan anggaran yang ada, sehingga pembangunan maksimal pula.

"Perkembangan regulasi secara nasional menjadi panduan kita dalam menggunakan anggaran oleh karena itu komunikasi dan konsultasi baik secara vertikal, maupun horisontal menjadi penting," katanya.

Pihaknya berharap penyerapan anggaran harus berkualitas dan akuntabel. Oleh karena itu perlu kecermatan masing-masing OPD selaku pengguna anggaran untuk memahami kaidah - kaidah yang mengatur, termasuk program kegiatan yang terkait dengan penanganan Covid- 19.

"Perlu diketahui bahwa program kegiatan yang terkait dengan penanganan Covid- 19 ada kaidah - kaidahnya secara khusus. Kita terus memaksimalkan penyerapan anggaran sehingga berdampak luas pada pembangunan dan ekonomi daerah," katanya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Esidorus mengatakan terkait dengan serapan anggaran sejuah ini memang pihaknya belum mendapatkan data dari BPKAD yang dalam hal ini sebagai leading sektor.

Namun dia menyarankan sebagai langkah serapan anggaran OPD terkait segera melakukan proses lelang.

"Terkait dengan  serapan anggaran saya belum mendapat data dari BPKAD sebagai  leading sektor, dan disarankan sebagai langkah serapan anggaran agar OPD yang memiliki belanja modal atau kegiatan fisik agar segera melakukan proses lelang dan selanjutnya segera melaksanakan pekerjaan," kata Esidorus.

Penulis : Kurnadi
Editor   : Hendra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini