|

Pondasi Jembatan Wajok Hulu Turun, Polsek Siantan Turunkan Personel Atur Lalu Lintas

Arus lalu lintas yang cukup padat melintasi jembatan Sungai Durian di Wajok Hulu yang mengalami penurunan pondasi dijaga petugas Polsek Siantan untuk memgurai kemacetan.
Mempawah (Suara Kalbar)- Sudah cukup lama jembatan di jalan provinsi, tepatnya di Sungai Durian, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, mengalami penurunan pondasi. Jika tak dikawal, dikuatirkan akan terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Sejak musim liburan, terutama Idul Adha, jalur lalu lintas cukup padat. Kami menurunkan personel untuk membantu pengaturan lalu lintas. Pondasi jembatan yang turun, bisa memicu kecelakaan,” ujar Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, yang dihubungi suarakalbar.co.id, Minggu (2/8/2020) malam.

Diturunkannya personel di kawasan tersebut, kata Rahmad Kartono, lantaran di kawasan jembatan turun tersebut, sangat minim rambu-rambu dan tidak adanya penerangan jalan.

“Karenanya, petugas Polsek Siantan yang diturunkan, menggunakan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) agar tidak terjadi kemacetan. Hingga pukul 19.00 WIB, masih terjadi kemacetan cukup panjang di kawasan jembatan Sungai Durian tersebut. Tapi petugas kami tetap berupaya menguraikan agar lalu lintas lancar kembali,” kata Rahmad Kartono.

Dia menjelaskan, arus kendaraan, tidak saja berasal dari arah Pontianak, tapi juga dari jalur Mempawah. “Baik roda dua, roda empat bahkan roda enam. Memprediksi, semakin malam, arus kendaraan akan semakin ramai, sepulangnya warga dari merayakan Idul Adha,” jelasnya.

“Petugas kami akan terus berada di lokasi hingga arus lalu lintas mulai sepi. Mungkin hingga pukul 21.00 WIB nanti,” pungkasnya.

Penulis : Dian Sastra
Editor  : Hendra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini