Opu Daeng Manambon Diusulkan Jadi Nama Terminal Kijing

Editor : Diko Eno
Terminal Kijing Sungai Kunyit yang diusulkan menjadi Terminal Kijing Opu Daeng Manambon.[Suarakalbar/Dian Sastra]
Mempawah (Suara Kalbar)-Komisi I DPRD Kalimantan Barat mengusulkan agar Panembahan Mempawah, Opu Daeng Manambon, diabadikan menjadi nama Terminal Kijing di Sungai Kunyit.

Dalam kunjungan kerja di Mempawah, Jumat (07/08/2020) pagi, Komisi I DPRD Kalbar yang dipimpin Syarif Ishak Ali Al Muthahar, mengatakan, usulan pemberian nama Terminal Kijing menjadi Terminal Kijing Opu Daeng Menambon Mempawah, merupakan manifestasi untuk mengenang jasa pendiri Kota Mempawah itu.

“Panembahan Opu Daeng Manambon berdasarkan literatur sejarah, sangat besar jasanya dalam mendirikan Kota Mempawah. Ia tak sekedar raja, tapi juga pemimpin yang berhasil menyatukan masyarakat yang ketika itu sudah heterogen,” jelas Syarif Ishak lagi.

Jadi, tambah Sekretaris Komisi I ini, sangat pantas Panembahan Mempawah itu diabadikan sebagai nama untuk Pelabuhan Kijing Sungai Kunyit. Ia lantas berharap, usulan ini dapat ditindaklanjuti oleh Pemerintah dan DPRD Kabupaten Mempawah.

Dalam kunjungan ke Mempawah, Komisi I juga membahas progres pembangunan Terminal Kijing. Terlebih pelabuhan ini bakal jadi proyek strategis nasional pertama yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, dalam kesempatan tersebut mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mempawah menyambut baik usulan Komisi I DPRD Kalbar terkait pengabadian nama Terminal Kijing Opu Daeng Manambon di Sungai Kunyit.

“Usulan ini akan kami bahas bersama DPRD Mempawah bersama pihak terkait, termasuk PT. Pelindo II. Terima kasih atas usulan ini, akan segera kami tindaklanjuti,” imbuhnya.

Penulis : Dian Sastra
Editor   : Diko Eno
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini