Lapas Singkawang Ikuti Penguatan Aparatur Sipil Negara Langsung Dipimpin Menkumham

Editor : Suhendra Yusri
Para pejabat di Lapas Kelas II B Singkawang mengikuti penguatan aparatur sipil negara Kemenkumham di era new normal dan pembangunan zona integritas bagi 520 satuan kerja menuju WBK/ WBBM Tahun 2020 melalui aplikasi zoom yang langsung dipimpin Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada Senin (3/8/2020).
Singkawang (Suara Kalbar)- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Singkawang mengikuti Penguatan Aparatur Sipil Negara Kemenkumham di era new normal dan pembangunan zona integritas bagi 520 satuan kerja menuju WBK/ WBBM Tahun 2020 melalui relay jaringan aplikasi zoom yang dipimpin langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada Senin (3/8/2020).

Sejumlah pejabat di Lapas Kelas II B Singkawang yang mengikuti diantaranya Kasi Administrasi, Keamanan, dan Ketertiban Lapas Kelas II B Singkawang, Rahman Adi Ramadani.

Sebagaimana diketahui  Tahun 2019,  Kementerian Hukum dan HAM dari 139 Satuan Kerja yang diusulkan, berhasil mendapatkan 43 Satuan Kerja Pembangunan Zona Integritas, dengan 39 Satuan Kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan 4 Satuan Kerja berpredikat wilayah, birokrasi, bersih dan Melayani (WBBM).

“Pada Tahun 2020 Kemenkumham akan mengusulkan 520 Satuan Kerja kepada Kementerian PAN dan RB selaku Tim Penilai Nasional (TPN). Oleh karena itu perlu dilakukan penguatan untuk memastikan sebanyak-banyaknya satuan kerja yang diusulkan berhasil mendapatkan predikat WBK maupun WBBM,” ujar Yasonna Laoly.

Di awal tahun 2020 Kemenkumham telah mencanangkan program pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM yang saat ini telah memasuki masa evalusi yang dilakukan oleh Tim Penilai Internal (TPI).

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly memerintahkan agar  seluruh Tim Kerja melakukan Monitoring dan Evaluasi secara berkala memantau hasil Survey Indeks Persepsi Korupsi (IPK), Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan hasilnya harus menunjukkan Trend Positif, sehingga pada saat penilaian akhir oleh Tim Penilaian Nasional (TPN) semua kriteria yang dipersyaratkan dapat dipenuhi.

Yasonna dalam pidatonya juga memerintahkan kepada seluruh Kepala Kanwil dan Kepala Divisi harus berperan aktif dan saling bersinergi untuk terus meningkatkan pemahaman dan internalisasi Pembangunan Zona Integritas seluruh satuan kerja di wilayahnya.

Sehingga mencapai target minimal 70 persen dari Satker yang diusulkan bisa meraih predikat WBK/WBBM pada tahun 2020 dan Yasonna berharap seluruh aparatur Kemenkumham termotivasi dan lebih terpacu untuk terus bekerja lebih keras lagi dan yang paling utama adalah meningkatkan dan menjaga integritasnya.

“Dengan demikian seluruhnya terbebas dari praktek perbuatan tercela yang dapat mencederai amanah rakya,” jelasnya.

Penulis  : Tim Liputan
Editor  :  Hendra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini