SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Kunjungi Asteroid Lain, Jepang Perpanjang Misi Hayabusa 2

Kunjungi Asteroid Lain, Jepang Perpanjang Misi Hayabusa 2

Wahana antariksa milik Jepang, Hayabusa 2. [AFP/Jiji Press]

Suara Kalbar – Misi Hayabusa 2 sedang dalam perjalan pulang dari asteroid bernama Ryugu dengan membawa sampel batu luar angkasa tersebut. Tampaknya, Bumi mungkin bukan tujuan akhir pesawat luar angkasa itu.

Badan Eksplorasi Luar Angkasa Jepang (JAXA)
sedang mengevaluasi perhentian kedua untuk penyelidikan batu luar
angkasa. Perpanjangan misi seperti itu, yang akan berlangsung lebih dari
satu dekade, dapat membuat Hayabusa 2 mengorbit asteroid kedua.

Peluang perpanjangan misi berasal dari
kombinasi dua faktor, yaitu mesin pesawat luar angkasa masih menampung
sekitar setengah bahan bakar, dan tidak perlu pulang ke Bumi untuk
menyelesaikan bagian pengembalian sampel dari agenda awalnya.

Sebagai gantinya, pesawat luar angkasa
ini akan menyebarkan kapsul kecil berisi potongan asteroid, yang akan
jatuh melalui atmosfer Bumi dan mendarat di Pedalaman Australia pada 6
Desember mendatang.

Ketika para insinyur JAXA menghitung
jumlahnya, para ahli menyadari bahwa Hayabusa 2 dapat mengirim kapsul
tersebut dalam perjalanannya dan masih tetap dapat melanjutkan
perjalanan lain.

Pesawat luar angkasa harus tinggal di
tata surya bagian dalam untuk mendapatkan tenaga surya yang cukup,
tetapi tim menghitung bahwa Hayabusa 2 akan memiliki bahan bakar yang
cukup untuk mengunjungi salah satu dari 354 tujuan berbeda, termasuk
Venus, Mars, komet terdekat, dan sejumlah asteroid.

Ilustrasi salah satu aktivitas Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA). [Shutterstock]
Ilustrasi salah satu aktivitas Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA). [Shutterstock]

Tim
ahli telah mempersempit potensi target kedua Hayabusa 2 menjadi hanya
dua kandidat dan keduanya adalah asteroid kecil dekat Bumi, seperti
Ryugu, tetapi hanya selebar sepersepuluh dari Ryugu.

Meskipun ukurannya kecil, kedua kandidat
secara ilmiah menarik perhatian para ilmuwan dan Hayabusa 2 akan dapat
menyelinap ke orbit di sekitar salah satunya, daripada hanya terbang,
membuat asteroid kecil menjadi target yang lebih menarik.

Hayabusa 2 hanya dirancang untuk bertahan
dari misi enam tahun pada awalnya, bukan satu dekade ekstra berada di
lingkungan luar angkasa yang keras. Tetapi bagi JAXA, ada sedikit risiko
dalam mencoba untuk terus mengoperasikan pesawat tersebut.

Dalam kasus salah satu target asteroid
potensial, Hayabusa 2 perlu melakukan perjalanan yang panjang dan
berliku, menghemat bahan bakar dan sebaliknya mengandalkan dorongan
gravitasi, dan diprediksi baru tiba pada 2029 atau 2031, tergantung
objek mana yang akan didatangi.

Sumber : Suara.com, Selengkapnya DISINI

Komentar
Bagikan:

Iklan