Ingin Sekolah Tatap Muka, Siswa SMA 4 Dukung Jalani Rapid Test

Editor : Dina Prihatini Wardoyo
Proses Rapid Test yang dijalankan oleh siswa SMAN 4 Pontianak
Pontianak (Suara Kalbar ) - Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Pontianak jalani Rapid Test yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat guna memenuhi salah satu syarat agar bisa melakukan pembelajaran tatap muka.

Bintang Hafidz, salah satu Murid SMAN 4 Pontianak menuturkan, kegiatan kali ini diakuinya merupakan kinerja yang bagus dari pemerintah setempat dalam memperhatikan sistem belajar mengajar yang ada di Kalbar saat ini.

"Dari Rapid Test nya sendiri ini langkah yang baik dari pemerintah tentunya. Dari petugasnya juga bagus dalam melayani jadi kita ndak tegang," ujar Bintang kepada wartawan, Sabtu (1/8/2020).

Bintang mengatakan, dengan dilakukannya Rapid Test kepada siswa kelas XII ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi sekolah atau pemerintah apakah bisa sekolah tersebut melaksanakan pembelajaran tatap muka .

"Kalau Rapid Test sudah dilaksanakan jadi kita bisa tau siswa mana yang hasilnya reaktif ,itu juga berpengaruh nanti untuk menimbang memberlakukannya sekolah tatap muka," lanjutnya.

Ia membeberkan bahwa dirinya juga mempunyai rasa ketakutan ketika ingin melakukan Rapid Test.

"Rasa takut sih tentunya ada , dari hasilnya membuat takut lah kan dari hasil reaktif atau ndaknye dan harapan nya semoga tatap muka itu anak kelas XII terutama mendapatkan hasil yang maksimal tentunya," ungkapnya.

Selanjutnya ia mengungkapkan, dari pihak orang tuanya sendiri sangatlah mendukung sekolah akan memberlakukan pembelajaran tatap muka.

"Mereka mendukung sekali karena menurut mereka tuh kalau misal belajar dari rumah kurang efektif dikarenakan misalnya kendala jaringan. Kalau pembelajaran tatap muka lebih efektif aja gitu," terangnya.


Mengenai hal ini, Kepala SMAN 4 Pontianak, Herni Yamasitha menjelaskan, menuturkan hari ini ada guru dan tenaga kerja serta murid yang menjalankan instruksi dari Dinas.

"Sesuai koordinasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar hari ini SMAN 4 Pontianak menjalani Rapid Test untuk siswa sedangkan untuk guru kita Swab," jelas Herni.

Herni mengakabarkan, ada 83 orang yang terdiri dari guru dan tenaga kerja yang melakukan Swab dan untuk siswa terdapat 320 orang yang menjalankan Rapid Test.

"Guru dengan administrasi dengan penjaga sekolah sekitar 83 , sedangkan siswa sekitar 320 orang," pungkasnya.


Penulis : Yapi Ramadhan
Editor    : Dina Wardoyo
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini