Guru Positif Covid-19, Erlina: Kita Kecolongan, Jangan Terulang Kembali

Editor : Dina Prihatini Wardoyo
Bupati Mempawah, Erlina, bersama Kepala Dinas Dikporapar, El Zuratnam, memeriksa absensi ASN di Disdikporapar Mempawah| Suarakalbar: Dian Sastra.
Mempawah (Suara Kalbar)-Bupati Mempawah, Erlina, mengaku pemerintah daerah, Satuan Tugas Covid-19, Forkopimda dan seluruh stake holder  sudah berupaya maksimal dalam menjaga zona hijau di Kabupaten Mempawah.

“Namun kita masih saja kecolongan dengan kasus 10 guru terkonfirmasi positif di dua sekolah. Ini tak boleh terulang kembali. Kasus ini harus menjadi bahan evaluasi kita untuk bekerja lebih keras dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tegas Erlina.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan ketika memimpin apel pagi Senin di halaman Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar) Kabupaten Mempawah, Senin (24/8/2020) pagi.

Meski informasi terakhirnya ke-10 guru tersebut sudah dinyatakan sembuh, namun seluruh warga sekolah dan masyarakat Kabupaten Mempawah tetap harus waspada akan Covid-19, terutama yang berstatus asimtomatik atau tanpa gejala.

“Setiap menghadiri kegiatan di masyarakat, saya berulang kali mengingatkan agar mewaspadai virus berbahaya ini. Jangan lengah. Dan tak jemu-jemunya kami di pemerintah daerah, Satgas Covid-19 dan jajaran Forkorpimda meminta masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Bahkan, tambahnya, Personel Polri di Polres Mempawah bersama personel TNI, setiap hari turun siang dan malam dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyebaran Covid-19. Masyarakat tidak dilarang untuk beraktivitas agar produktif, namun diharapkan jangan mengabaikan protokol kesehatan.

Kepada seluruh pimpinan dan staf di Disdikpora, Erlina meminta agar membantu upaya pencegahan Covid-19 ini, baik dari lingkungan pribadi, keluarga dan di sekitarnya, dengan menyampaikan pentingnya protokol kesehatan.

Kepada Kepala Disdikpora, Erlina menegaskan agar berkomitmen untuk menegakkan disiplin ASN yang dipimpinnya. Ia melihat, masih ada ASN yang belum disiplin dalam berpakaian sesuai peraturan bupati yang telah ditetapkan.

“Displin adalah kunci untuk meningkatkan kinerja. Jadi tolong tegakkan disiplin dengan baik. Laksanakan kegiatan di Disdikpora ini yang output-nya adalah pencerahan bagi ASN untuk meningkatkan kedisiplinan,” tutupnya.

Penulis : Dian Sastra
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini