Fitur Baru Twitter Sekarang Bisa Atur Percakapan

Editor : Redaksi II
Ilustrasi Twitter. [Shutterstock]
Suara Kalbar - Twitter hari ini meluncurkan pengaturan percakapan untuk semua pengguna. Pengaturan ini, memungkinkan pengguna menghindari balasan yang tidak diinginkan, yang mungkin saja mengganggu esensi sebuah percakapan.

Pengaturan percakapan ini sudah dapat dinikmati pengguna dengan perangkat iOS dan Android, serta twitter.com. Dengan menggunakan pengaturan percakapan ini, sebelum memulai Tweet baru, pengguna bisa memilih siapa yang dapat membalas Tweet mereka dengan tiga opsi berikut:
  1. Semua orang (standar Twitter, dan pengaturan default).
  2. Hanya orang yang diikuti oleh pengguna.
  3. Hanya orang yang disebutkan pengguna dalam Tweet.
Tweet dengan dua pengaturan terakhir akan diberi label, dan ikon untuk membalas Tweet akan berwarna abu-abu bagi orang yang tidak dapat membalas.
Ilustrasi Twitter. [Shutterstock]
Ilustrasi Twitter. [Shutterstock]
Orang yang tidak dapat membalas masih dapat melihat, Retweet, Retweet dengan Komentar, berbagi, dan menyukai Tweet tersebut.

Sejak Twitter melakukan uji coba pengaturan percakapan ini pada Mei lalu, banyak orang menggunakannya untuk melakukan wawancara dan diskusi, membagikan pendapat mereka, serta berbagi tentang banyak hal.

Pengaturan ini membantu sebagian orang merasa lebih aman dan dapat menjadikan percakapan lebih bermakna. Selama uji coba pengaturan ini, ada beberapa kelebihan yang bisa dinikmati pengguna:

1. Pengaturan ini membuat pengguna merasa lebih aman
Pengguna merasa lebih nyaman menge-Tweet serta lebih terlindungi dari spam dan kekerasan. Twitter juga tidak melihat adanya peningkatan pada jumlah pengiriman Direct Message yang tidak diinginkan penerima pesan.

Orang yang mengalami tindak kekerasan di Twitter merasa pengaturan ini membantu mereka. Hal ini terlihat dari pengguna yang melaporkan adanya tindak kekerasan terhadap mereka akan 3x lipat cenderung menggunakan pengaturan ini.

Pengaturan ini menjadi metode baru untuk meredam balasan yang mengganggu. Sebanyak 60 persen pengguna menggunakan pengaturan ini saat masa uji coba, tidak menggunakan fitur Bisukan atau Blok.

 Sumber : Suara.com, Selengkapnya DISINI
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini